Jakarta – Kongres Pejuang Perempuan Indonesia acara ini dihadiri oleh lebih dari 500 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber.
Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke-21,dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor, pelatihan, serta perumusan program nyata untuk memperkuat peran perempuan dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan sosial.
Ketua KPPI, Sinda Sutadisastra, menyampaikan bahwa kongres ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan energi perempuan dari seluruh Indonesia.
sinergi antar komunitas perempuan yang siap berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan akademisi untuk menjawab tantangan zaman. Ini bukan hanya perayaan, tapi awal gerakan kolektif menuju Indonesia yang setara dan berdaya,tegasnya
Beberapa tema strategis yang akan dibahas dalam KPPI 2025 meliputi:
Peran Perempuan dalam Pembentukan Sentra Ekonomi, Sosial,dan Budaya di Setiap Daerah
Al dan Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Koperasi Lumbung Padi yang Berkelanjutan
Advokasi Hukum dalam Transparansi Peran Perempuan dalam Pembentukan Sentra Ekonomi, Sosial,dan Budaya di Setiap Daerah
Al dan Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Koperasi Lumbung Padi yang Berkelanjutan
Advokasi Hukum dalam Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan.
Program Makan Bergizi Anak Sekolah: Dari Ladang ke Meja Makan
Gerakan Digital Perempuan
Peran Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi dan Politik: Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan melalui Koperasi dan UMKM dalam Strategi Ekonomi Kreatif Kegiatan ini juga akan melibatkan lebih dari 130 organisasi perempuan nasional dan komunitas UMKM, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh penting perwakilan kementerian terkait, dan pakar dari dunia akademik dan teknologi.






