Kedepannya diharapkan pemerintah bisa memperkuat posisi Pesantren dalam memberikan peran dalam pemberdayaan masyarakat sektor sawit serta ikut mendukung program yang ada di masing-masing stakeholder.
“Semangat Sinergi dan Kolaborasi baik dari Pemerintah, Swasta dan Perguruan Tinggi, Kementerian dan Lembaga Pemerintah sangat menentukan keberhasilan niat dan komitmen kami dari Koperasi Al Amin bersama 10 Pesantren Sawit Percontohan se-Riau ini untuk menjadi Pusat Edukasi Pekebun Sawit Masyarakat Sekitar dengan niat di tanggal 22 Oktober 2025 nanti sudah bisa di Launching Bersama pihak-pihak terkait baik Pusat hingga Daerah Sempena dengan Hari Santri Tahun 2025 ini”.
“Adapun Sepuluh Pondok Pesantren tersebut adalah PP. Al Ma’arif Siak Kecil Bengkalis, PP. Aufia GIBS Minas Siak, PM. Baitul Qur’an Kota Dumai, Ponpes El Firdaus Rokan Hilir, PP. Al Majidiyah Rokan Hilir, PP. Darussalam Saran Kabun Rokan Hulu, PP. Yazid Rokan Hulu, PP. Al Harokah Darunnajah 12 Dumai, PP. Annajah Kampar dan PPS Al Asasiyyah Rokan Hilir”.
Hadir dalam kegiatan ini, Walikota Dumai diwakili Staf Ahli, Danlanal Dumai, Kadis Perkebunan Provinsi Riau, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai, Camat Dumai Barat, KUA Dumai Barat, Lurah Bagan Keladi, Ketua Kopontren Al Amin Dumai, Direktur Mutu Institute dan Mutu Internasional, Pimpinan dari PP. Yazid Rohul, PP. Al Majidiyah Rohil, PP. Al Asasiyyah Rohil, PP. Al Ma’arif Siak Kecil Bengkalis, Peserta Pelatihan dan undangan lainnya.






