“Kami menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kopontren Al Amin bersama Lembaga Mutu Institute dan Mutu Internasional beserta 10 Pondok Pesantren Percontohan Tahun 2025 ini. Pemerintah Provinsi Riau akan mensupport dan menjembatani melalui Dinas Perkebunan Provinsi Riau agar Kopontren Al Amin Dumai dan 10 Pondok Pesantren Sawit Percontohan Tahun 2025 ini siap menjadi Pusat Edukasi bagi Masyarakat Pekebun Sawit Sekitar Pesantren.
Ada 2 kata yang menarik dalam judul Pelatihan ini, pertama Pelatihan Pekebun Sawit Pesantren dan kedua Edukasi Masyarakat Pekebun Sawit Sekitar Pesantren. Nah, Kemitraan itu penting, jadi tidak hanya Pesantren yang maju tapi juga masyarakat sekitar Pesantren ikut maju.
Sementara itu, dalam laporannya KH. W. Zainal Abidin menyampaikan kegiatan tahap pertama diikuti 10 Pondok Pesantren dari 78 Pondok Pesantren yang melakukan MoU dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama Kopontren Al Amin Dumai.
“Dari 25 Pesantren yang ditargetkan untuk menjadi Pesantren Sawit Percontohan Se-Riau Tahun 2025, hanya 10 Pondok Pesantren yang siap dan menyepakati 5 komitmen bersama Kopontren Al Amin Dumai, yaitu Memaksimalkan Potensi Pesantren Berbasis Kearifan Lokal dan Ramah Lingkungan, Mendukung Program Ketahanan Pangan Dengan Integrated Farming System, dan Penguatan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syari’ah, serta Menjadi Pusat Edukasi Bagi Masyarakat Pekebun Sawit Sekitar Pesantren, Siap Sinergi dan Kolaborasi Menuju Indonesia Maju.
Pelatihan Perdana ini hasil murni kerjasama Koperasi Pondok Pesantren Al Amin Dumai yang merupakan Koperasi Primer Provinsi bersama Tim Mutu Institute dan Mutu Internasional Jakarta.






