Komando Distrik Militer (Kodim) 0502 Jakarta Utara Menyalurkan BLT Minyak Goreng Kepada Ribuan Masyarakat

  • Bagikan

Porosnusantara.co.id || Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang sebelumnya sudah di perintahkan kepada Polri dan TNI untuk menyerahkan bantuan BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada masyarakat kini sudah dilaksanakan dengan baik.

Pelaksanaan penyerahan BLT itu dilakukan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0502 Jakarta Utara kepada puluhan ribu masyarakat yang terbebani oleh naiknya harga minyak goreng waktu lalu.

Kepala Staf Kodim 0502 Jakarta Utara, Letkol Arm Suyikno saat menyerahkan bantuan tersebut mengatakan bahwa jajarannya mendapatkan perintah dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada KPM yang sudah di data.

“BLT Minyak Goreng ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat. Kami mendapat mandat menyalurkan pada 28 ribu KPM,” sebut Letkol Arm Suyikno.

BLT tersebut jelas Suyikno, berupa uang tunai sebesar Rp 300.000 untuk tiap masing-masing target penerima bantuan. Tak hanya jajarannya, lima Komando Rayon Militer (Koramil) se-Jakarta Utara juga melaksanakan penyaluran BLT Minyak Goreng.

Jelasnya lagi, untuk menerima bantuan tersebut hanya dengan membawa beberapa dokumen yang sudah ditentukan.

“Penerima hanya membawa fotocopy KK (Kartu Keluarga) dan pernyataan bahwa dia sebagai pedagang kecil,” tuturnya lagi.

Salah satu penerima BLT, asal Kecamatan Tanjung Priok, Marawiyah (48) mengekspresikan akibat melonjaknya harga minyak goreng membebankan keluarganya yang terdiri dari dua anak itu untuk membeli komoditas tersebut.

“Saya sehar-hari berjualan sayur. Tingginya harga minyak goreng ya jadi susah buat masak. Apalagi kemarin-kemarin mau beli minyak goreng harus antri. Uang tunai BLT ini nantinya mau dibeli minyak goreng dan kalau ada sisanya mau untuk menambah sedikit modal usaha sayur,” tutup Marawiyah penerima BLT yang merasa termudahi dengan adanya bantuan tersebut.

 

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *