oleh

GIAT SAMBANG WILAYAH KALIBARU DEMI MENJAGA ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS SELAMA BULAN SUCI RAMADHAN

Jakarta – Demi mencegah maraknya tawuran terutama selama bulan puasa, KALIBARU BERSATU (KALIBER) Bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kalibaru, LMK, Karang Taruna, Forum RT RW, Sahabat Kalibaru dan Tokoh Masyarakat mengantisipasi Tawuran antar warga remaja di wilayah, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Permasalahan gangguan kamtibmas di bulan puasa dan Lebaran retan terhadap aksi tawuran remaja. Mengantisipasi kejadian tersebut, Ketua RT di RW bersama unsur masyarakat berkumpul untuk ikut menjaga lingkungan.

BACA JUGA  BMKG Wilayah IV Makassar Mengeluarkan Status Waspada, Karena Aktivitas Angin Muson Asia

“Kolaborasi patroli wilayah bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kalibaru, LMK, Karang Taruna, Forum RT RW, kaliber, FKPM, Sahabat Kalibaru dan Tokoh masyarakat digencarkan sebagai antisipasi tawuran antar kelompok remaja,” kata Ketua RW 015 Kelurahan Kalibaru, Slamet Alfarizi di Jakarta, Rabu, (05/05/2021).

Tawuran kerap terjadi hanya karena masalah sepele. Selain itu para pelaku masih berusia remaja, sehingga butuh dilakukan pembinaan sejak dini dalam keluarga terhadap anak-anaknya. Selain itu, operasi penyakit masyarakat (pekat) juga salah satu prioritas dalam menekan angka kriminalitas, ungkapnya.

BACA JUGA  WABUP KUPANG LEPAS 22 CALON JAMAAH HAJI

“Menurut Slamet Alfarizy yang juga Ketua Kaliber yang bertindak sebagai inisiator kegiatan tersebut bahwa kegiatan tersebut di lakukan semata mata sebagai bukti kecintaan para pengurus, Tokoh Masyarakat dan seluruh warga masyarakat di kalibaru guna menjaga kenyamanan dalam beribadah selama bulan Ramadhan.” dan lebih lanjut kegiatan ini tidak menutup kemungkinan akan di lakukan kembali pasca Bulan Ramadhan yang tentunya giat ini didukung sepenuhnya Oleh 3 Pilar yang selalu senantiasa mengingatkan kepada kita sebagai pengurus ditingkat bawah untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayah kelurahan kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. (Johan Sopaheluwakan/AS/LW)

BACA JUGA  Rumah Ambruk Akibat 10 Hari  Hujan Terus Di Desa Gambuhan 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini