oleh

Pemkot Jakarta Utara Kejar Dua Puluh Lima Persen Lansia Belum Divaksinasi

Jakarta Utara – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara tengah mengejar 25 persen vaksinasi warga lanjut usia yang belum menerima vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Warga lansia tersebut belum divaksinasi lantaran pernah ditunda oleh tim medis saat mengikuti vaksinasi Covid-19 sebelumnya.

“Saat ini kami sedang mengejar 25 persen lansia yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 karena sempat tertunda saat mereka menghadiri vaksinasi sebelumnya,” kata Yudi Dimyati, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara saat ditemui dalam kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sindang Raya, Kelurahan Koja, Koja, Jakarta Utara, Senin (19/4).

Yudi menjelaskan, ditundanya vaksinasi warga lansia ini diakibatkan mengalami gangguan kesehatan saat proses pemeriksaan medis (skrining).

Di sisi lain, hingga saat ini 75 persen atau sekitar 70 ribu warga lanjut usia di Jakarta Utara telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Warga lansia ini bisa divaksinasi kecuali tensi darah mereka di atas 180 mmHG, kemudian ada penyakit yang memang dalam kategori berat sehingga secara fisik tidak memungkinkan divaksinasi. Tetapi kalau penyakit itu terkendali mereka bisa divaksinasi,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Camat Koja Ade Himawan memastikan vaksinasi Covid-19 bagi lansia bukan lagi dalam tahap himbauan melainkan ajakan.

Untuk itu, dia mengajak seluruh kader kemasyarakatan tak pernah letih mengajak warga lansia yang belum menerima vaksinasi. Utamanya memberikan contoh bahwa vaksinasi Covid-19 aman dan halal.

“Kita terus sosialisasi mendalam dan sifatnya bukan lagi menghimbau tapi mengajak hingga akhirnya mata rantai penyebaran Covid-19 bisa kita putus,” tutupnya.

(Johan Sopaheluwakan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini