Daerah  

Kapolres Wajo Ajak Masyakat Jaga Kamtibmas dengan Pepata Bugis “Rebba Sipatokkong, Mali Siparappe, Malilu Sipakainge” Saat Hadiri Isra’ Mi’raj di Mesjid Nurul Ikhsan Siwa

Porosnusantara Wajo Sulsel—-Kapolres Wajo AKBP Muhammasd Islam Amrulloh S.IK, MM menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442H/ 2021 M di Masjid Mesjid Nurul Ikhsan lingkungan Tocamming Kelurahan Siwa,Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo,Jumat 19/3/21.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri KM Ir H.ABD Hafid A Mappatoba Pembina Pompes Yapit Kabupaten Bone,Camat Pitumpanua yang diwakili Sekcam,Kapolsek Urban Pitumpanua,Koramil-10 Pitumpanua,Lurah Siwa,Tokoh Agama,serta jamaah Mesjid Nurul Ikhsan.

Setelah acara dibuka oleh ketua pelaksana kegiatan isra Mi’raj,Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam Amrulloh,S.IK.,M.M dalam sambutanya menyampaikan bahwa
Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al ’Ankabut ayat 45, “…aqimush sholah, innash sholata tanha ‘anil fahsya’i wal munkar”.

Artinya: ” …. dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan munkar”.Jadi esensi dari Isra Miraj, yaitu mencegah kemungkaran dan mengajak orang untuk kebenaran.Esensinya sama dengan shalat, kalau kita hanya STMJ (salat terus maksiat jalan) itu kita belum mendapatkan esensi shalat,belum mendirikan dan mengamalkan shalat hanya melaksanakan saja. Jadi kalau shalat betul kita amalkan,nantinya menciptakan rasa aman di lingkungan kita.

BACA JUGA  HUJAN DERAS, PRESIDEN JOKOWI TINJAU PEMBANGUNAN LUMBUNG PANGAN DI NTT

“Mari kita jaga bersama lingkungan kita, pelihara kamtibmas mulai lingkungan paling kecil dari keluarga kita, tetangga, RT/RW ,kampung atau dusun,desa dan kecamatan.Tidak perlu permasalahan kecil menjadi besar hingga diproses oleh kapolsek,kapolres dan juga pengadilan,”harap Kapolres Wajo

Kapolres AKPB Muhammad Islam mengajak masyarakat,Mari Kita Jaga Kamtibmas dengan Sipakatau,Sipakainge, Sipakalebbi”, yakni Rebba Sipatokkong, Mali Siparappe, Malilu Sipakainge.Ini pepatah bugis yang seharusnya kita laksanakan semua sehingga tidak perlu permasalahan kecil menjadi besar,ini pedoman yang mendasar adat budaya warisan dari leluhur kita.

“Kalau ini jalan dengan baik,Insya Allah sel itu kosong, tidak ada masyarakat melanggar. Lingkungan tetap ramai,aman dan nyaman,”katanya

Visi dari Kabupaten Wajo adalah maju dan sejahtera. Semua itu tercapai kalau keamanan terjamin,polisi tidak dapat berdiri sendiri, tanpa adanya bantun dari masyarakat semua,”jelasnya.

Lebih lanjut,mantan Wakapolres Minahasa Selatan Polda Sulut 2015 juga mengharapkan masyarakat mempedomani kehidupan nabi terdahulu, nabi adalah teladan yang terbaik. Tidak ada satupun kehidupan nabi yang tidak dapat menjadi teladan. Beliau mencotohkan bagaimana berdagang,bertata negara,salat.

BACA JUGA  Perkemahan Wisata dan Budaya di Danau Kajuid Resmi ditutup Bupati Pelalawan

“Saya juga berpesan kalau ada masalah khilafia tidak usah di besar-besarkan,di pedebatkan semuanya ada dasar, yang salah mereka yang tidak melaksanakan salat, yang tidak memakmurkan mesjid,”tegasnya

Dia juga mengapresiasi pelaksanaan Isra’ Mi’raj saat ini tidak dilaksanakan seperti biasanya.

“Kondisi sekarang masih dalam pandemi Covid-19 jadi waktunya kita persingkat tetap patuhi protokol kesehatan,pakai masker,jaga jarak isyah Allah ini tidak mengurangi nilai ibadahnya disisi Allah Swt,”ucapnya

Kapolres Wajo dalam kesempatan tersebut,sampaikan bahwa ibadah salat tarwih dan ibadah lainnya sudah bisa dilaksanakan di mesjid.

” Insya Allah kita bisa beribadah Ramadan di mesjid tahun ini. Mari kita sama-sama berdoa agar tidak ada peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo sambil menunggu kebijakan dan petunjuk dari pemerintah,” kata Islam Amrullah

Pemerintah kabupaten Wajo masih berusaha keras agar masyarakatnya tidak ada lagi terkena pandemi Covid-19 ini.

BACA JUGA  Koptu Heriyanto Babinsa Koramil427-02/Kasui Kodim 0427/Waykanan Gotong Royong Dengan Masyarakat Di Masjid Al- Fahad

“Kondisi sampai hari ini ada 779 orang yang sudah terinfeksi, yang sembuh 758 orang , yang masih di isolasi 3 orang,dirawat 5 orang dan yang meninggal 20 orang sehingga saya berharap kita tetap pedomani protokol kesehatan, jaga jarak pakai masker,harapnya

Adapun pembawa hikma Isra” Miraj Nabi Muhammad SAW 1442H/2021 M di mesjid Nurul Iksan tersebut  dengan KM Ir H.A.Abd Hafid A Mappatoba mengusun tema dengan memperigati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Mari Sama Sama Kita Makmurkan Sholat Fardhu Berjamaah.

(biro wajo*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *