FWJ Akan Gelar Aksi Tegas Tindak Oknum Ditjen Vokasi Kemendikbud Yang Hina Media

JAKARTA, porosnusantara.co.id  | Sebagai sebuah pengabdian kepada bangsa dan Negara tidaklah untuk main-main, terlebih di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentunya jadi ujung tombak bagi generasi bangsa tercinta Indonesia, namun jika didalam internalnya sendiri terjadi kemelut gegara rebutan kursi ataupun jabatan, bagaimana dengan yang diluar sana? Apa kata mereka?”

Ternyata tidak saja didalam dunia partai politik, kemelut dan terjadi kudeta pun kini merasuki internal Ditjen Vokasi Kemendikbud. Rumor yang beredar pun nyaris mengalahkan kudeta partai Demokrat.

Dalam internal Ditjen Vokasi saling sebar isu-isu sampah beredar dikalangan mereka, modus yang disebarkan adanya rencana bersih-bersih Dit.SMK. Diduga ada oknum yang mungkin merasa dirinya mendapatkan kuasa dan memiliki bekingan dari petinggi Sekretariat Ditjen Vokasi hingga membuat isu sampah yang menyesatkan tersebut.

BACA JUGA  Tiba di Kep Seribu Utara, 95 Penumpang Kapal Diwajibkan Scan Barcode PeduliLindungi

Pasalnya, isu yang disebar membawa-bawa nama Menteri pendidikan telah mendukung rencana bersih-bersih pejabat Dit.SMK tersebut _(isu sampah yang beredar,red)_

Informasi yang diterima redaksi lapan6online.com telah dikembangkan menjadi tingkat investigasi dikantor Kemendikbud, al hasil memang ada dugaan oknum yang tidak bertanggungjawab secara sengaja menyebar isu sampah tersebut.

Redaksi melayangkan surat kepada Sesditjen sampai ketingkat Dirjen, namun surat konfirmasi mediapun tidak digubrisnya.

BACA JUGA  Pelaku UMKM Sambut Baik Kebijakan OJK Tentang Bank Wakaq Mikro

Melihat gelagat yang tidak enak di dengar, dan munculnya aroma tak sedap kemelut di Ditjen Vokasi Kemendikbud yang berujung adanya salah satu oknum Staf di Kemendikbud bernama Wikara Ruli Parulian alias (WRP) ini melontarkan komentar di group WhatsApp EX.PSMK Lt 12-13 dengan sebutan media abal-abal. Tentunya komentar itu telah membuat geram Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta – Indonesia (FWJ) Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan ketika mendapatkan chat WhatsApp tersebut dari narsum yang dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *