oleh

Ketua Komnaspan Desak Dewan Usut Pencemaran Lingkungan Oleh PT Pajar Papaer

Bekasi, Poros Nusantara – Ketua Komnaspan (Samanhudi) desak DPRD serius mengawal hasil sidak komisi 3 (tiga) Kabupaten Bekasi yang menemukan saluran siluman ,pembuangan air limbah ke kali alam yang di lakukan oleh PT. PAJAR PAPER yang berada di desa kali jaya kecamatan Cikarang Barat kabupaten Bekasi.

Hal ini sempat menuai banyak kritik dari beberapa kalangan masyarakat pemerhati lingkungan,karena jalur sungai tersebut di pakai atau di pergunakan oleh masyarakat untuk mengairi pesawahan yang ada di Kabupaten Bekasi dan untuk memenuhi Kebutuhan hidup masyarakat Bekasi.senin 30/11/2020.

Samanhudi DKD LSM KOMNASPAN kabupaten Bekasi mengatakan kepada reporter Poros nusantara.bahwa yang di lakukan oleh perusahaan yang membuang limbah diambang batas baku mutu,di kali alam di belakang pabrik merupakan kejahatan lingkungan hidup,pasalnya kalo menurut dia air kali alam tersebut di pakai untuk mengairi ribuan hektar sawah produktif di beberapa kecamatan di wilayah Utara Kabupaten Bekasi,memang dampak akibatnya tidak dirasakan langsung oleh para petani ujarnya dengan nada geram.

Masih kata Saman Hudi,jika perusahaan mencemarkan lingkungan karena terjadi karena kelalaian atau sengaja di lakukan oleh pengelola perusahaan sehingga mengakibatkan baku mutu udara ambien, baku mutu air atau keterial baku, kerusakan lingkungan hidup dan perusahaan tersebut harus di segel.

“Sanksi terberat yang akan di jatuhkan kepada perusahaan yang tetap bandel yang tidak mao mengelolah limbahnya, saat sanksi ini di jatuhkan secara otomatis,perusahaan tidak di perkenankan untuk melakukan aktifitas produksi sama sekali,jika masih tetap beroperasi secara ilegal,hal tersebut di laporkan ke polisi,”ujarnya.

Sanksi pidana untuk pembuangan limbah berbahaya sebenarnya cukup berat, berdasarkan pasal 104 UUPPLH,pelakunya bisa diancam pidana penjara paling lama 3 tahun ,dan denda maxsimal Rp 3 milyar rupiah.tidak hanya ituh,perusahaan juga bisa diancam pidana lain dengan ancaman yang tidak kalah serius.jika pencemaran lingkungan terbukti dilakukan secara sengaja, perusahaan akan mendapatkan ancaman pidana penjara paling lama 15 tanun dan denda maksimal Rp 15 milyar.

Menanggapi hal tersebut Eman sulaiman kepala bidang tata lingkungan pada dinas lingkungan hidup Kabupaten Bekasi,saat di tanya soal pembuangan limbah cair dari perusahaan Pajar Paper diri mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui secara keseluruhan so’al tersebut pasalnya ia baru menjabat beberapa bulan saja pada bidang tersebut.

“Waduh saya baru pak,jadi saya blum tau itu bang prihal rekompndasi ijin pengelolaan limbah cair (IPLC)”tutup eman.

Carim*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini