oleh

Proyek Jembatan Dari Aspirasi Dewan Tidak Tepat Sasaran, Masyarakat Kecewa Lemahnya Pengawas Dinas PUPR

Karawang, Poros Nusantara – Proyek jembatan yang bersumber dari Dinas Penataan Umum dan Penataan Ruang (APBD) Kabupaten Karawang 2020 dianggap tidak tepat sasaran pasalnya pembangunan jembatan mestinya ada badan jalan tembus ini sangat sisesalkan oleh masyarakat Rt/Rw 04/02, Desa Teluk buyung, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Karena tak ada tembus badan jalan masih saja dibangun ole pihak CV Gundala Putra, apakah prosedur tersebut sudah dianggap layak, siapa yang menunjuk lokasi proyek jembatan diujungnya tanpa badan jalan? 24/11/2020.

Ketua Ormas Gibas Cinta Damai Pakisjaya Aripin angkat bicara melalui Porosnusantara, sangat kecewa anggaran sebesar Rp 184.601.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang saat ini dibangun oleh CV Gundala Putra penempatannya tidak tepat dan dianggap menyalahi aturan yang ada maka saya minta jembatan itu tidak layak dan perlu dibongkar, padahal masih ada lokasi yang perlu dibangun jembatan, Saya bicara dilokasi tak ada yang bisa diajak bicara seperti Pelaksana maupun dari pihak Perusahaan terkait proyek jembatan.

Aceng Bunawi selaku Ketua Korwi Banaspati Kecamatan Pakisjaya angkat bicara terkait pembangunan jembatan .pembangunan tersebut sudah menyalahi prosedur karena jembatan yang di bangun dari uang rakyat tidak tepat sasaran karena akses jalan tidak ada baik jaling maupun japak .pengawas Dinas PUPR lalai dalam meleksanakan pengawasan pekerjaan tersebut . Sehingga titik pekerjaan sembarangan karena kurang bermanpaat buat masyarakat umum.

Masih harapan ketua korwil Banaspati jembatan tersebut di pindahkan titiknya agar lebih bermanpaat untuk masyarakat umum, dan dari segi materialnya pun harus memakai standar pemerintah ucap Bunawi.

(Misin S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini