oleh

Paket FRESH Tidak Janji Program Bombastis Tapi Program yang BERSINAR di TTU.

Kepamenanu. Porosnusantara –Paket pasangan calon Bupati (Cabup) TTU, Frengky Saunoah dan Calon Wakil Bupati, Amandus Nahas atau Paket FRESH siap bertarung secara elegan pada Pilkada serentak termasuk di TTU tanggal 9 Desember 2020. FRESH yang merupakan Paket nomor urut  2 (dua) maju di Pilkada tidak mengumbar program bombastis.

FRESH sebagai generasi muda TTU membawa program untuk perubahan yang dikemas melalui Program BERSINAR untuk membawa TTU ke arah kemajuan setara dengan kabupaten lain di NTT.

Calon Bupati TTU, Frengky Saunoah kepada Wartawan di Kefamenanu, Sabtu (17/10/2020) menjelaskan, pada Pilkada 2020 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini, Paket FRESH diusung partai politik PDIP, Demokrat, PAN, PKS, Hanura, Perindo dn Berkarya.

Menurutnya, ada tiga paket paslon yang ditetapkan KPU TTU sebagai peserta pilkada baik diusung parpol maupun koalisi parpol. FRESH berpandangan bahwa paket yang ada memiliki peluang yang sama. Kesempatan yang sama mendapat mayoritas dukungan dari warga.

Karena itu, bagi FRESH, jelas Frengky, berupaya mencermati betul apa yang ada di warga. Keduanya maju bukan tanpa alasan. Warga TTU selama ini sangat berharap muncul figur yang bisa membuat perubahan di TTU.

“Untuk jawabi harapan warga itu maka kami hadir menjawabi kegelisahan warga. Kami menyatakan sikap maju karena kami yakin dan percaya dukungan penuh warga TTU ada di FRESH. Karena kami cermati betul apa yang menjadi kegelisahan warga saat ini. Masyarakat ingin perubahan dan kemajuan,” jelas Ketua DPRD TTU ini.

Politisi PDIP ini menegaskan, Paket FRESH hadir untuk menjawabi  kegelisahan dan harapan warga. Paketnyq tidak sekedar hadir tapi siap memberi bukti akan adanya harapan warga.

“Kami kemas program untuk rakyat bukan program bombastis tapi realistis. Kami cermati, berangkat dari persoalan yang sedang dihadapi dan kita cermati itu. Kemudian kami kaji   menjadi potensi untuk dirumuskan dalam menjawabi harapan dan kegelisahan warga TTU,” jelasnya.

Mantan aktifis GMNI Cabang Kupang ini mengatakan, beberapa program yang sudah ditawarkan sudah dirancang. Dalam kajian tim melihat apa yang menjadi potensi sesuai karakteristik daerah ini. Kemudian merumuskan apa yang menjadi harapan warga untuk segere dipenuhi.

“Beberapa program yang kita tawarkan pada masyarakat pertama, dengan visi wujudkan TTU BERSINAR. Kita ingin meningkatkan daya saing daerah dengan merumuskan sesuai kemampuan dan kemandirian masyaraka dalam semua aspek,” beber Frengky.

Hal lain, kata Frengky, membangun Kota Kefamenanu yang aman, sejuk, damai, tentram dan tingkat daya beli semakin meningkat. Selain itu, akan dilakukan penataan terhadap kota ini.

“Kita bangun sejumlah ruang publik dengan merencanakan pemanfaatan ruang Kota Kefa untuk semua kalangan. Semua kalangan bisa akses kenyamanan. Maka kewajiban pemerintah siapkan taman bermain anak-anak, ada ruang belajar, kuliner, pentas seni dan sarana olahraga. Ini hrus disiapkan secara baik dan terintegrasi melalui even even,” katanya.

Menurutnya, apabila warga TTU mempercayakan FRESH maka sudah ada desain dengan beragam even siap digelar di Kefa minimal sebulan sekali baik seni, olahraga, dll sehingga kota semakin hidup, semarak dan geliat ekonomipun tumbuh,” jelas Frengky.

Secara umum, lanjutnya, Paket ini juga siap membangun infrastruktur jalan karena sesuai pengamatan ruas jalan yang selama ini ada kondisinya memprihatinkan. Pihaknya akan tinggalkan pola pembangunan bertahap yang selama ini dilakukan. Pendekatanya dituntaskan secara menyeluruh.

“Artinya ruas jalan sampai 10 kilometer dituntaskan sehingga tidak lagi bergelut dengan 1-2 kilometer maka tetap tidak selesaikan masalah. Ini kebutuhan yang tidak terselesaikan sehigga pola pendekatan tuntas,” kata pria murah senyum ini.

FRESH juga akan menggalakan Program peternakan sapi. Pemerintah siap mengalokasikan dana pengadaan ternak sapi dengan berat minimal 220 kilogram lalu dibagikan dalam bentuk hibah pada warga. Jika dipelihara dengan baik maka bulan keempat atau kelima berat sapi bisa 300 kilogram.

“Tentu sarana lain yang disiapkan pemerintah adalah hijauan pakan ternak juga kebutuhan air. Kalau ini dijalankan maka saya yakin masyarakat akan sejahtera,” ungkap Frengky.

Selain itu, Kelestarian tenun ikat TTU. Pola yang digunakan adalah pemerintah menyiapkan anggaran dalam APBD untuk membeli seluruh hasil tenun ikat masyarakat. Lalu hasil yang sudah dibeli, oleh pemerintah melakukan kerja sama dengan pengelola industri lalu uangnya dimasukan menjadi  PAD.

” Sebetulnya fungsi anggaran hanya jembatan untuk memasarkan hasil tenun warga karena dia sulit menjual ke pasar. Sirkulasinya jalan. Kita juga berdayakan kerajinan tangan berupa anyaman itu proteksi pemerintah sehingga jadi bahan cindera mata karena tidak sulit dipasarkan,” jelasnya.

Dia juga memastikan lumbung pangan TTU harus memberi hasil yang baik. Selama ini daerah lumbung terabaikan bahkan tidak terpakai. Selama ini gagal panen. FRESH siap bangkitkan mutiara yang tidur ini dengan cara membangun bendungan di beberapa titik di TTU.

Pihaknya siap berkomunikasi ke pusat sehingga bisa mendapatkan embung besar dan fraksi-fraksi pengusung pasti mendukung bersama politisi partai yang ada di Kementrian.

FRESH juga dalam program membangun rumah yang layak huni dengan meninggalkan pola stimulan karena itu membuat warga semakin sulit, rakyat terbebani karena swadaya. Pola hidup keluarga miskin tidak bisa diselesaikan.

Maka pola yang digunakan adalag pemerintah bangun rumah dengan siapkan bahan. Dengan kemampuan fiskal bisa diselesaikan secara bertahap selama lima tahun tinggal diatur melalui pengelolaan APBD secara baik.

Bagaimana dengan kaum milenial, Frengky yang selalu tampil low profile ini menegaskan, sudah dalam rancangan program. Pihaknya secara cermat memperhatikan artikulasi apa yang menjadi harapan kaum milienial.

FRESH menyiapkan fasilitasi ruang publik akan dilengkapi dengan wifi. Ada dana Bansos untuk wirausaha kaum muda. BLK yang sudah dibangun dimanfaatkan dengan pemberian pelatihan dan selesai akan diberikan dana pemberdayaan.

“Kami sangat berharap proses pilkada ini bebas dari tekanan dan biarkan warga secara merdeka memilih figur pemimpinnya. Warga sudah sangat cerdas menilai mana yang memberi harapan buat masa depan TTU. Dan kami berkeyakinan Paket FRESH menjadi paket pilihan warga TTU,” tegas Frengky penuh optimis.

(ER)*.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini