oleh

Pemdes Pager Salurkan BLT- DD ke-5 Menyasar -155 KK,Secara Door To Door.

Poros Nusantara — Seiring makin meningkatnya jumlah pasien positif Virus Corona di Kabupaten Pasuruan pemerintah Desa Pager, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan,Jawa Timur salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap ke lima ke-54 Kepala Keluarga (KK) Penerima  manfaat, Jumat ( 25/9/2020)

Penyaluran BLT-DD kepada penerima manfaat yang di lakukan pemerintahan Pager dilakukan dalam teknis jemput bola.

Kepala Desa Pager Durajak mengatakan,155 kepala keluarga (KK) penerima manfaat yang  mendapatkan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Pager.

“Sengaja BLT tahap lima ini kami salurkan dari rumah ke rumah selain mekanismenya intruksi langsung dari bapak Bupati ,menurutnya cara ini lebih simpel dan efektif dalam program percepatan pemberantasan Virus Corona dari pada harus berkumpul di balai desa,”ujarnya.

Olehnya itu BLT-DD ini disalurkan dengan gerakan Door To Door kerumah warga penerima BLT untuk diberikan”, ucapnya.

Dikatakannya, penerima BLT- DD tahap lima ini sebesar Rp 300.000 perbulan dan ini sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat,lain pada pembagian tahap satu sampai empat yang jumlahnya Rp 600.000.

Selain itu penerima BLT- DD tidak boleh menerima dobel, artinya penerima BLT tidak boleh mendapatkan jenis  bantuan lain seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan sosial Tunai (BST) dan Bantuan  Pangan Non Tunai (BPNT). Begitupun dengan sebaliknya penerima bantuan jenis PKH, BST, dan BPNT tidak
boleh menerima bantuan BLT-DD.

“Jadi masyarakat atau penerima program bantuan, baik itu jenis bantuannya BLT maupun program bantuan jenis  lain tidak boleh menerima dobel” pungkasnya.

Mengakhiri keterangannya ia berharap kepada para penerima BLT, semoga apa yang didapatkan bisa  dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik baiknya di masa pademi ini.

Terlebih dari itu ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap selalu mengikuti himbauan pemerintah, pakai masker, cuci tangan pake sabun dengan air mengalir, Sosial Distancing dan Phisical Distancing. ujar Durajak kades Pager.

(Mkr* ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini