oleh

DPC Media Online Indonesia (DPC-MOI) Kabupaten Wajo Audies ke Mapolres Wajo,Ini Tujuannya.

Porosnusantara.co.id.Wajo.Sulsel — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Media Online Indonesia
( DPC-MOI ) Kabupaten Wajo telah melakukan Audies dengan Kapolres Wajo di Mapolres Wajo Jalan Rusa Kota Sengkang , Kamis 24 September 2020

Rombongan audies DPC MOI Kabupaten Wajo diterima langsung oleh Bapak Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam,P,S.IK,M.M pada hari Kamis kemarin pada pukul 11.00 wita diruang kerjanya.

Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam P didampingi Kasubag Humas Polres Wajo IPTU Ami Suadi adapun personil DPC
MOI ,yakni Ketua Marsose Wakil Ketua Drs.Arief Rahman, Bendahara Dahlia, Wakil Bendahara Drs.A.Hardina Indra,Bidang Pembinaan dan Organisasi Zainuddin Abdullah.S.lp, dan Bidan Ekonomi Kreatif Isbaharuddin.

Wakil Ketua DPC MOI Kabupaten Wajo Drs.Arief Rahman saat membuka acara audies mengatakan , bahwa
kedatangannya di Mapolres Wajo untuk silaturahmi dengan Kapolres Wajo bersama jajaranya serta menyampaikan keberadaan Media Online Indonesia (MOI) di.

Kabupaten Wajo setelah dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP MOI di Hotel Arthama Makassar bersama DPW MOI Sulsel baru-baru ini yang dihadiri Pj Wali Kota Makassar Prof Rudi Djamaluddin.

Sementara Ketua DPC MOI Kabupaten Wajo Marsose, mengatakan bahwa Audies kami di Mapolres Wajo
ini adalah menyampaikan bahwa MOI adalah Perkumpulan Media Online Indonesia yang disingkat MOI,serta memperkenalkan personil dan media yang telah bergabung dengan MOI.

“Adapun tujuan audies kami ini berkeinginan membanguan kemitraan dengan Polres Wajo dengan harmonis bukan kemitraan yang setengah-tengah karena MOI butuh bahan berita
sedangkan polres butuh publikasi,”jelas Marsose kepada media ini.

Lanjut Marsose, bahwa disamping saya ini Ketua DPC MOI kabupaten Wajo saya juga Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia ( (LAKI ) Kabupaten Wajo, sehingga saya sampaikan bahwa ada kasus diwajo ini sudah digelar Perkara Khusus di Mapolda Sulsel.

“Kami minta kepada Bapak Kapolres kalau bisa kita duduk bersama dengan pemerintah dalam hal ini Bupati Wajo dan Ketua DPC LAKI Kabupaten Wajo untuk mencarikan solusi permasalahan tersebut.Karena kami dari DPC LAKI menilai bilamana tidak ada solusinya, saya khawatir akan terjadi hal-hal negatif dilapangan ( Di Desa Lawesso Kec.Penrang ), karena pernah hampir terjadi pertumpahan darah antara pihak pelapor dan pihak terlapor,” terang Marsose.

Sementara Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam,P mengatakan dalam kesempatan tersebut terima kasih atas kenjungan DPC MOI di Mapolres Wajo dan tentunya kita harus menghindari berita hoax ( berita bohon ).

” Polres Wajo siap saja membangunan kemitraan dengan MOI,dengan harapan pemberitaan yang disajikan MOI adalah berita objektif,”harap Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam P,24/9/2020.

Lanjut Muhammad Islam,sedangkan mengenai penanganan kasus Korupsi kita mengacu pada Nota Kesepahaman ( MoU) Kementerian dalam Negeri, Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia, yaitu kita melibatkan.

APIP ( Aparat Pengawasan Internal Pemerintah ) untuk melakukan pemeriksaan yang telah dilaporkan baik masyarakat maupum lembaga, setelah APIP selesai memeriksa maka ada koordinasi antara APIP dengan APH ( Aparat Penegak Hukum ) apakah pemeriksaannya bersifat pidana atau bersifat administrasi, bilamana bersifat pidana maka diserahkan penanganannya kepada APH ( Aparat Penegak Hukum ).

“Kemudian mengenai kasus yang sudah digelar di Polda Sulsel, berdasarkan rekomendasi dari hasil gelar perkara tersebut di lanjut,” jelas Kapolres Wajo

(@poroswajo Dahliah* )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini