oleh

Jembatan pelangi salah satu kearipan lokal di kabupaten Karawang.

Poros Nusantara 18 September 2020 – Jembatan pelangi didesa Mulya jaya kecamatan Kuta Waluya kabupaten Karawang bisa dikatakan salah satu bentuk kearipan lokal.

Disela sela kesibukannya kepala desa Mulya jaya yang lebih dikenal dengan sosok A endang macan kumbang memaparkan alasan dibangunnya jembatan pelangi bereontrasi serta berinovasi dimasa pandemik covid mampu menopang pertumbuhan ekonomi didesanya khususnya dan umum masyarakat Karawang dengan wisata jembatan pelangi bisa menyerap tenaga kerja menciptakan lapangan pekerjaan kedepannya.

Anggaran dari dana desa sebesar 800 juta 900 juta sisanya menggunakan uang pribadi pribadi total anggaran jembatan pelangi 1,7 milyar dan pengerjaan untuk enam titik lainnya akan memakan biaya total jendral 12 milyar ,kita konsep kampung aja seperti ada pesawahan harapan kedepan jembatan pelangi dengan aikon l love Cibanteng di kenal masyarakat Karawang khususnya dan warga Indonesia umumnya ucap kepala desa Mulya jaya A endang macan kumbang.

Sektor pariwisata memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber bagi penerimaan devisa, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam agar mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan produktivitas negara. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang harus dimanfaatkan untuk pembangunan kepariwisataan sebagai bagian dari pembangunan Nasional. Pembangunan kepariwisataan bertujuan akhir untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar khususnya dan masyaraka luas pada umumnya, dipercaya akan terus mencatatkan pertumbuhan yang positif sebagai penghasil devisa.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 2009 Tentang kepariwisataan, Daerah tujuan pariwisata yang selanjutnya disebut Destinasi Pariwisata adalah kawasan
geografis yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif yang didalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwista, aksesibilitas, serta masyarakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan .
Agus hs biro karawang

(Teguh*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini