oleh

Penerangan Jalan Umum di Kota Sawahlunto, Perlu Adanya Kontribusi Dari DPRD.

Sawahlunto, porosnusantara.co.id – Untuk menekan gangguan Kamtibmas dan mengembangkan serta meningkatkan pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk masyarakat Kota Sawahlunto, perlu adanya Kontribusi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto.

Kontribusi yang diharapkan masyarakat kepada Bapak/ibu Anggota Dewan adalah berupa Mengalokasikan Dana Pokirnya untuk penerangan jalan umum, agar bisa terjangkau diseluruh fasilitas jalan umum.

Sebagai wajib pajak PJU masyarakat tentu mempunyai hak untuk mempertanyakannya, sebab didalam Rekening Tagihan Pemakaian Listrik tertera Biaya Pemakaian Lampu Jalan Umum (BPLJU).

Terkait Penerangan Jalan Umum di Kota Sawahlunto yang kurang memadai, Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas PUPR Kota Sawahlunto Ahmad Zaini ketika ditemui diruang kerjanya Senin (10/8) mengatakan, dengan keterbatasan anggaran kami tidak bisa berbuat banyak dan hal ini tentu tidak terlepas dari perjuangan dari Bapak/ Ibu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), tanpa ada perjuangan darinya pihak Pemkot tidak akan ada realisasinya, ungkapnya.

Lebih lanjut Ahmad Zaini yang lebih familiar disapa dengan Adiak itu menjelaskan, saat ini pembayaran PJU Pemko Sawahlunto berkisar Rp 320 juta perbulan karena pemakaian bochlamp (lampu) Mercury dan Sonte Philip yang Watt nya cukup besar yakni 500 Watt untuk satu tiang.

Disini kita perlu mengambil suatu sikap, bagaimana caranya mengefisiensikan anggaran yang keluar namun penerangan jalan umum tetap terfasilitasi dan terjangkau ke pelosok pelosok agar seluruh lapisan masyarakat bisa menikmatinya, tentu kita harus mengganti Lampu Mercury dan Sonte Philip yang ada dengan lampu hemat energi (LED) merk Bandell 60 Watt tapi bias sinar yang dipancarkannya terangnya sama dengan sinar lampu 120 Watt dan bias sinarnya cukup terang, ini ternyata cukup hemat energi dan juga hemat biaya.

“Dengan memakai lampu LED jelas akan menekan angka pembayaran dan juga kita bisa menambah titik titik lampu yang belum bisa terlayani, dengan pembayaran yang tidak begitu besar dan masyarakat terlayani”, pungkas Ahmad Zaini

Diharapkan kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto, agar dapat mengalokasikan Dana Pokirnya untuk pengadaan lampu PJU.

(AN*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini