oleh

Kepala sekolah SDN Kertasari 1, takut Mwrugi Rehab Ruangan kekas.

Porosnusantara.co.id – Proyek siluman mungkin sering kita dengar di beberapa awak media dan lembaga lembaga sebagai sosial kontrol apabila ada pengerjaan pembangunan pemerinta tidak adanya papanisasi.

Sebagai sosial control berhak tau dan mengawasi anggaran nya berapa pekerjaannya brapa hari ,dari dinas apa tujuannya adalah untuk enghindari penyimpanan dan keuntungan pribadi agar hasilnya memuaskan dari sebuah pengerjaan pembangunan yang anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Persis seperti rehab sekolah
dasar negeri Kertasari tidak adanya papanisasi sepertinya ada hal yang kurang transparan.


Kepala sekolah SD negri Kertasari Saat dimintai penjelasan adanya pengerjaan rehab disekolahannya sedikit arogansi setiap wartawan dan lembaga lain yang coba menanyakan terkesan seperti tidak peduli dan ancaman seperti kutipan komentarnya “ngucik ngucik moal dibere pisan”.

Poros Nusantara 8 Agustus 2020 menjambangi SD tersebut mencoba mencari tau Yayat selaku kepala sekolah tersebut komentarnya anggaran ini dari aspirasi dewan dan kecil takut tidak mencukupi atau tekor ucapnya .

Perencana dapat berupa perorangan atau badan usaha baik swasta maupun pemerintah.

Konsultan perencana bertugas merencanakan struktur, mekanikal, elektrikal, arsitektur, landscape, rencana anggaran biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainya,jadi mana mungkin bisa merugi kata salah satu tokoh masyarakat Kertasari dalam setiap penganggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah .

SD negeri Kertasari 1 dalam pengerjaan rehab mana mungkin bisa tekor atau pun merugi ,mungkin kepala sekolah salah ngomong barang kali menurut salah satu awak media .

Rencananya awak media poros Nusantara akan mendatangi dinas dinas yang terkait proyek pengerjaan rehab sekolah yang berada di SDN Kertasari 1 desa Kerta sari kecamatan Rengasdengklok kabupaten Karawang.

(Rojak/tim*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini