oleh

Jelang Momen Agustusan, Danrem Kendari Evaluasi Jajaran.

Porosnusantara.co.id.Kendari – Komandan Korem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, S.E., M.B.A., bertindak selaku Inspektur Upacara Bendera Minggu I bulan Agustus 2020, bertempat di Lapangan Upacara Makorem 143/HO Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (3/8/2020).

Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono, menyatakan momen jelang agustusan ini pula, Danrem evaluasi staf Korem beserta jajaran.

“Pada kesempatan ini pula Danrem mengucapkan selamat hari raya Idul Adha atau hari raya Qurban 1441 H/2020 M bagi kaum muslimin, dengan harapan semoga di hari kurban ini dapat meningkatkan semangat gotong royong dan rela berkorban ditengah pandemi Covid-19 menuju Normal baru” terang Kapenrem.

Lebih lanjut menurut Kapenrem dalam amanatnya, Danrem menekankan tentang tertib berlalulintas, karena sampai dengan bulan Agustus 2020 masih terjadi kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan jatuhnya korban, baik prajurit maupun masyarakat.

“Saya tekankan kepada para prajurit dan PNS jajaran Korem 143/HO agar wajib memahami prosedur keselamatan berlalulintas sesuai ketentuan yang berlaku dan hindari sikap arogansi/egoisme maupun ugal-ugalan di jalan raya.

Unsur Pam/Provost di satuan agar lebih proaktif melaksanakan pengecekan secara rutin dan teliti terhadap kelengkapan kendaraan, khususnya penggunaan knalpot yang bukan standar (Bogar/racing) yang memekakkan telinga dan cenderung memicu berkendara dengan kecepatan tinggi,” tegas Brigjen Jannie.

“Bulan September juga akan dilaksanakan Latihan UST Tingkat Kompi, Korem 143/Halu Oleo sebagai penyelenggara serta rencana gelar penebalan pasukan terkait operasi pendisiplinan Covid-19 di wilayah masing-masing, agar staf terkait dapat mengambil langkah–langkah untuk mengetahui persiapan dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok secara maksimal,” lanjut Danrem.

Pada kesempatan berikutnya Brigjen Jannie kembali menegaskan untuk kegiatan penerimaan prajurit baru (Werving) tidak ada satupun anggota yang melaksanakan kegiatan yang menyalahi aturan.

“Tidak ada yang melakukan praktek – praktek yang tidak benar dalam kegiatan penerimaan prajurit baru, seluruh Dansat bertanggung jawab kepada anggotanya jangan ada praktek pencaloan, kolusi dan nepotisme. Jika ditemukan akan mendapat sanksi berat sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

“Terkait dengan Pilkada 2020 yang tidak lama lagi akan berlangsung, kembali saya mengingatkan dan memerintahkan junjung tinggi Netralitas TNI untuk itu laksanakan deteksi dini dan cegah dini serta temu cepat dan lapor cepat terhadap setiap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah masing-masing,” tegasnya kembali.

Yang terakhir saya himbau kepada para Dansat/Ka Satker agar cermat dan teliti dalam pembuatan administrasi serta selalu memperhatikan kesesuaian (sinkronisasi) antara rencana kegiatan, laporan dan pertanggungjawaban keuangan (Wabku), sehingga terwujud tertib administrasi dengan benar.

“Laksanakan koordinasi dengan baik, teliti dan cermati semua produk yang ada, dalam waktu dekat kita akan menerima kunjungan Tim Wasrik Itdam XIV/Hsn, agar staf mempersiapkan diri guna menghindari temuan yang sama pada Wasrik yang lalu,” pungkas Brigjen Jannie.

(Edi*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini