oleh

Mahasiswa Melakukan Aksi di DPRD Wajo, Menuntut Kades Lempong Harus Diadili dan Dipecat.

Porosnusantara.co.id Wajo Sulsel – HIPERMAWA Kom.Bola dan AMIWB (Aliansi Mahasiswa Indonesian Wajo Bersatu) melakukan aksi unjuk rasa.Sebagai bentuk solidaritas atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kades Lempong Kecamatan Bola Kabupaten Wajo

Aksi ini berlangsung damai di depan kantor DPRD Kabupaten Wajo,Sulawesi Selatan , 22/07/2020

Muhammad Yassir Ketua HIPERMAWA Kom.Bola menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa kami lakukan untuk memberikan warning kepada pelaku dan kepada penegak hukum bahwa AP tidak sendirian untuk melawan dan menuntut keadilan.

AP Bersama Kami ,HIPERMAWA BOLA dan mahasiswa lainnya merasa terlecehkan atas perlakuan Kades Lempong.

“Kades Lempong mestinya menjadi orang tua dan pelindung untuk mahasiswa(i) yang sedang melaksanakan tugas kampus didaerahnya bukan malah menjadi aktor pelecehan, jelas ini kami tidak terima,” tegas Yassir selaku kordinator aksi (22/7/2020)

Kami ke DPRD untuk mendorong dan mengharapkan DPRD membentuk pansus agar korban AP mendapatkan keadilan, begitupun dengan pelaku harus mendapatkan sanksi yang berat atas tindakan amoralnya,katanya lebih lanjut

Kita belajar dari banyak kasus yang terjadi kalau pelaku yang memiliki kekuatan baik itu materi maupun koneksi akan sulit untuk diadili karena banyak cara untuk mempermainkan hukum, dan kita tidak ingin itu terjadi, maka gerakan ini hadir untuk melawan upaya-upaya yang mungkin dilakukan pelaku untuk mempermainkan hukum, tambahnya

Ketua DPAKom HIPERMAWA Bola Muhammad Irfan juga turut bersuara bahwa aksi ini adalah warning bahwa kami ada bersama AP dan akan terus melalukan aksi-aksi selanjutnya jika ada permainan dalam proses penegakan hukumnya.

“Kami meminta kepada Bapak Bupati untuk melakukan evaluasi terhadap kades lempong,kalau perlu dipecat , apalagi kades lempong telah mengakui perbuatannya terhadap AP melalui media online, kan ini jelas-jelas memalukan,”harap Muhammad Irfan

“Terakhir saya meminta kepada Bapak Kapolres Wajo agar bekerja profesional dan tidak memberikan keistimewaan terhadap pelaku,”tegasnya.

Siapapun yang melanggar hukum harus diadili, termasuk kades lempong,jika ada yang bermain, kami tegaskan, bahwa kami tidak sedang ingin bermain-main, maka kami pastikan perlawanan, tutupnya.

(@wajo*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini