Pembangunan Menara Seluler Menuai Protes Pihak Perhutani.

  • Bagikan

Bekasi, porosnusantara.co.id 24/06/20P – embangunan menara seluler adalah bentuk salah satu untuk memudah kan sarana inpormasi bagi masyarakat.

Ahyar (56thn ) warga kampung tanjung nuhun (RT01RW01), desa pantai sederhana kec muara gembong selaku penggarap lahan di atas tanah perhutani dan mempunyai skd yang sedang di bangun menara seluler di jumpai awak media
mengatakan pembangunan ini untuk sementara di hentikan dulu dengan alasan.

“Sebelum pihak pembangunan menara seluler membayar  kepada pihak perhutani”, kata ahyar.

“Kenapa ini harus di hentikan ini kan lahan garapan saya ?, saya mendiami lahan ini sudah tahunan bahkan saya sebagai warga yang baik telah mengikuti aturan pemerintah secara administrasi, saya telah membayar pajak membuat naskah membayar juga kepada pihak kehutanan ?, Kalau pihak perusahaan harus membyar  kepada pihak perhutani buat apa saya membuat naskah membayar kepada perhutani
membuat skd dan membayar pajak kepada negara”.

“Padahal pembangunan menara seluler ini adalah untuk kepentingan masyarakar bukan kepentingan pribadi sedangkan di sini sudah banyak bediri rumah rumah warga yang rumah nya mewah kenapa pembangunan yang hanya 10×10 di permasalahin”, kata ahyar.

Jakariya salah seorang warga muara gembong yang, sedang melintas dan memang kenal dengan awak media mengharap kan pembangunan menara ini sangat berguna sekali untuk hubungan komunikasi karena sekarang ini sinyal aga sulit di sini dengan adanya pembangunan menara seluler ini akan memudah kan sarana inpormasi bagi warga kata jakariya.

(misin. s*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *