oleh

BPNT Kemensos Tunjuk langsung Bulog selaku pengadaan beras

Porosnusantara.co.id. Kabupaten Bekasi – Dalam masa pandemi Covid -19 semua instasi Pemetintah, Swasta, dan seluruh Masyarakat sangat merasakan imbas nya, tertutama dalam segi ekonomi.

Penerapan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) yang di tentukan pemerintah, saat ini sudah mulai dilonggarkan, New Normal atau adapatasi dalam menjalankan kehidupan baru mulai di berlakukan dengan tetap menggunakan standar protokol kesehatan.

Pemerintah Pusat melalui Kemensos yang sudah menjalankan program program bantuan melalui PKH, dan Bansos bansos lainnya terus di genjot guna membantu warga yang miskin dan terdampak dari Covid -19.

BACA JUGA  Aziz iswanto SH. kecam pihak Pengelola Wisata Pantai tanjung Pakis agar Bertanggungjawab.

BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai) yang berupa sembako dan beras yang sudah berjalan banyak menimbulkan pertanyaan baik di kalangan Lsm, Pengamat dan Media.
Kabupaten Bekasi sendiri sudah menyalurkan kegiatan melalui BPNT di bawah pengawalan Dinas Sosial dengan pengadaan Bulog selaku Lembaga yang di tunjuk langsung oleh Kemensos dalam penyediaan komoditi komoditi untukn BPNT.

Abdilah Majid selaku Kepala Dinas Sosial Kab.Bekasi mengatakan kepada wartawan dalam pesan Wassapp nya”Klo kegiatan BPNT yang berupa beras, itu merupakan kegiatan program Kementrian Sosial yang sudah menunjuk langsung Bulog selaku penyedia bantuan beras, berdasarkan surat edaran Menteri Sosial No.01/MS/K/07/2019, Tentang Perum Bulog sebagai penyedia Komoditas Bantuan Non Tunai, jadi bukan Dinsos yang menyediakan, silahkan konfirmasi ke yang terkait, ucapnya.

BACA JUGA  DPRD Harapkan Melalui Musrenbang Hasilkan Prencanaan Yang Matang dan Sinergi Antar SKPD

Masih kata Majid, ” adapun tentang pengadaan tas yang di terima oleh Yayasan itu bukan Bidang Fakir Miskin, tapi mungkin yang di maksud di bidang Resos ( Rehabilitasi Sosial)dan saya akan monitor ke bidang tersebut, jelasnya.

BACA JUGA  Silaturahmi Wali kota Bekasi degan kepala Kanwil DJP Wilayah lll Jawa barat.

Majid menambhakan, “dalam hal bantuan masing masing punya kewenangan karena bukan Dinsos sendiri yang bekerja ada beberapa lembaga yang di tunjuk Kemensos seperti Bulog, tutupnya.

( ujg* )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini