oleh

KEMENTRIAN PERTANIAN MENGADAKAN HALAL BI HALAL SECARA VIRTUAL

KUPANG( NTT) POROS NUSANTARA – Di tengah keterbatasan akibat pandemi covid-19, Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo (SYL) dan seluruh jajaran dan staff mengadakan halal bihalal secara virtual. Halal bihalal ini di adakan di Agriculture War Room (AWR) Kantor Pusat Kementan , Kegiatan ini diikuti oleh segenap Pejabat Eselon 1 lingkup Kementan, Staf Ahli Mentan, Staf Khusus Mentan, Pejabat Eselon 2 lingkup Kementan, Kepala UPT lingkup Kementerian Pertanian, segenap Pejabat Struktural lingkup Kementan beserta staf dan Pejabat Fungsional.

Halal bihalal secara virtual ini merupakan yang pertama bagi Menteri Pertanian SYL yang berbeda dari tahun sebelumnya. “Semua pihak harus bisa memetik substansi dari adanya pandemi Covid-19, “ ujar SYL

“Kita bersyukur, dengan pandemi, keberadaan teknologi informasi, artificial intelegent, dan kecanggihan teknologi ini mampu mempertemukan kita semua. Kita harus bisa menyelamatkan kehidupan besok. Hari ini harus lebih baik dari yang kemarin,” tambahnya.

BACA JUGA  Menginspirasi Dunia: Kerangka Kerja Sama Internasional Dua Negara menuju 2045

Sementara itu, Menteri SYL mengatakan, suasana Covid-19 memang membatasi ruang gerak kita. Proses pencegahan dan penanganan pandemi ini telah maksimal dilakukan oleh pemerintah.

“Tapi produksi pangan tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, pahlawan yang sesungguhnya dan harus tetap bergerak adalah petani,” jelasnya.

Lanjut Mentan “ Mulai hari ini tancap gas. Tidak boleh berpikir dan bertindak biasa. Harus out of the box. Apalagi kita harus bersiap untuk ‘New Normal’ sebagai risiko dari wabah korona ini. Kita tidak boleh membiarkan bangsa yang besar ini terseok-seok,” ujar SYL.

BACA JUGA  Kementerian PANRB Raih Penghargaan Opini WTP 5 Tahun Berturut-turut

Ustaz Muhammad Nur Maulana turut memberikan siraman rohani pada kegiatan halal bihalal ini. Dalam tausiahnya ustaz maulana menyampaikan, momentum halal bihalal memperkuat sinergi dan etos kerja personel Kementan dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Pertanian aktivitasnya adalah menanam. Apapun yang kita tanam maka akan semakin bsar potensi untuk mendapatkan amal jariah. Ilmu Pertanian yang kita tebar akan menjadi amal jariah untuk kita nikmati manfaatnya sampai di akhirat,” tutur Maulana.

Pada kesempatan lain, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di bawah lingkup Kementerian Pertanian RI juga melaksanakan Halal bihalal dan silaturahim keluarga besar BPPSDMP secara virtual melalui video confrence aplikasi Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kepala BPPSDMP Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, dan di ikuti seluruh UPT Lingkup BPPSDMP Kementerian Pertanian.
Dalam acara ini, Kepala BPPSDMP mengucapkan Selamat merayakan idul fitri serta mohon maaf lahir dan batin.

BACA JUGA  BUPATI KABUPATEN. SOLOK BERIKAN PENJELASAN TENTANG PROSEDUR PENCAIRAN DANA BANSOS DI NAGARI SUNGAI DURIAN

“Kita semua diharapkan semua permasalahan yang membuat hati tidak nyaman agar dimaafkan dan ke depannya kita dapat menjadi lebih kompak dalam bekerja,” ungkap Dedi.

( BBPP Kupang/ amperawati)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini