oleh

BUPATI KABUPATEN. SOLOK BERIKAN PENJELASAN TENTANG PROSEDUR PENCAIRAN DANA BANSOS DI NAGARI SUNGAI DURIAN

Solok, Poros Nusantara – Bupati kabupaten Solok H.Gusmal Dt Rajo lelo SE MM. kamis 21 Mei 2020.bertempat di aula kantor wali nagari sungai durian kecamatan IX koto sungai lasi.memberikan penjelasan tentang tata cara pencairan BLT dana desa bagi masyarakat nagari sungai durian yang juga dihadiri oleh bapak camat IX koto sungai lasi,bapak kapolsek, Danramil serta kepala puskesmas kecamatan IX koto sungai lasi.Ali Amran.

Dalam kata pengarahannya bapak Bupati menjelaskan bahwa hampir di setiap Desa di Indonesia memiliki permasalahan yang sama, menurut bapak Bupati hal ini terjadi karena dalam pendataan nama masyarakat penerima manfaat yang diturunkan oleh dinas sosial berpedoman kepada data masyarakat miskin tahun 2014.

BACA JUGA  KEMENTRIAN PERTANIAN MENGADAKAN HALAL BI HALAL SECARA VIRTUAL

Sedangkan banyak dari nama penerima tersebut yang pada saat ini taraf kehidupan nya telah membaik.sedangkan akibat. dampak ekonomi dari covid 19 ini telah banyak bermunculan keluarga pra sejahtera yang baru. sedangkan nama mereka belum terdaftar di kementerian sosial .menurut salah seorang masyarakat miskin yang namanya belum terdaftar mengatakan kepada media poros Nusantara bahwa pada saat ini hampir seluruh masyarakat membutuhkan bantuan karena sumber mata pencaharian mereka tidak dapat lagi mendatangkan uang ,sedangkan pemerintah menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap dirumah saja.jadi kami ini menjadi serba salah ,dituruti anjuran pemerintah, bisa mati kelaparan,sedangkan kalau melakukan kegiatan di luar rumah bisa dituduh tidak patuh terhadap anjuran pemerintah.

BACA JUGA  Mantan Camat Pitumpanua Andi Mamu Raih Gelar DOKTOR Cumlaude di Unhas

Dalam acara tanya jawab salah seorang tokoh masyarakat setempat menanyakan kepada bapak Bupati Solok bagaimana nasib kami yang belum mendapat bantuan ini lebih lanjut bapak Bupati mengatakan bahwa nama bapak dan ibuk yang belum terdaftar telah di ajukan ke dinas terkait untuk segera di proses.

Sedangkan bagi desa yang memiliki calon penerima manfaat yang belum terdaftar sekitar 20 kepala keluarga bapak Bupati menganjurkan kepada para kepala desa untuk mencarikan solusinya seperti menambah dana bantuan yang berasal.dari dana desa.

Setelah dari nagari sungai durian bapak Bupati melanjutkan perjalanan nya ke nagari Guguak Sarai dan disini pun bapak Bupati mendapati problem yang sama dengan nagari sungai durian.pada kesempatan tersebut bapak Bupati sangat menyayangkan lambannya pihak dinas sosial dalam menanggulangi permasalahan ini ,diachir sambutannya bapak Bupati berharap kepada wali nagari Guguak Sarai Darwin Dt Endah bungsu agar dapat bijaksana dalam mengambil keputusan demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat jelasnya diachir sambutannya.

BACA JUGA  Musda II FPRB NTT Kupas Soal Pengurangan Resiko Bencana di NTT

(Dahler*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini