oleh

Kota Depok Data Pasien Sembuh Masih Sama, Pasien Terjangkit COVID-19 Bertambah

Poros Nusantara, Depok – Jumlah orang yang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah. Data pemerintah setempat mencatat, untuk kasus terkonfirmasi positif naik dari 316 orang, kini menjadi 323 orang pada Rabu, 6 Mei 2020.

Kemudian, untuk jumlah pasien sembuh masih sama dengan kemarin, yakni 47 orang. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia 20 orang. Selain data tersebut, Pemerintah Kota Depok juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori.

Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.229 orang, menjadi 1.331 orang. Selesai pemantauan 390 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 941 orang.

BACA JUGA  Pengendara Motor Jupiter MX Asal Kabupaten Soppeng Tergilas Truk di Wajo

Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dari 3.288 orang, menjadi 3.372 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan 1.752 orang dan mereka (ODP) yang masih dalam pemantauan saat ini 1.620 orang.

Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 1.262 orang, menjadi 1.312 orang. Selesai pengawasan untuk kasus itu 529 orang. Masih terkait angka tersebut (PDP), jumlah orang dalam pengawasan, 783 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal dunia bertambah dua kasus, dari 55 orang, menjadi 57 orang.

BACA JUGA  TOKOH NASIONAL KUNJUNGI HARI JADI KOTA SAWAHLUNTO KE 131 TAHUN

Namun demikian, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kembali menjelaskan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

BACA JUGA  Upacara Hari Kemerdekaan Di Kota Sawahlunto Sukses

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” kata Idris.

(Wahyu/Boy L*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini