oleh

Pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok

Poros Nusantara – Sejak dikeluarkannya surat edaran Satgas Pangan terkait pembatasan pembelian sejumlah bahan pangan, Polri mulai memantau ketersedian dan harga bahan pokok yang ada di pasar serta menjelang bulan ramadhan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekosongan stok dan menjaga kestabilan harga dalam rangka terpenuhinya kebutuhan masyarakat tanpa ada yang memonopoli.

Kegiatan Menteri Pertanian RI, Kabareskrim dan Kasatgas Pangan Polri yang dilaksan
Rabu, 18 maret 2020, pukul08.00 WIB
bertempat PT Food Station Tjipinang Jaya, Komplek Pasar Induk Beras Cipinang.

Jl Pisangan Lama Selatan no 1,Jakarta
Polri melaksanakan pemantauan langsung untuk melihat kondisi bahan pokok bersama Menteri Pertanian, Kabareskrim, Kasatgas Pangan, Kepala Badan Ketahan Pangan, Dirjen PKTN, Ketua Divre Bulog DKI Jakarta, Dirut Pasar Jaya, Dirut Darma Jaya, Ketua Perpadi, Karo Penmas Divhumas Polri.

BACA JUGA  MENKO KEMARITIMAN RESMIKAN TAMAN DOA FATIMA DI LARANTUKA

Selaku Kabareskrim Komjen Listyo Sigit mengatakan, Pemeriksaan pengecekan sudah di mulai dari pasar jaya, hingga kegudang, dan dari hasil kesimpulan yang di kumpulkan stok beras sangat cukup.

Dan sebentar lagi akan melaksanakan panen raya dihimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan panik dengan beredarnya kabar berita kelangkaan, begitu juga dengan berita kenaikan harga gula.

Karna dari luar negeri sedang di lakukan pengiriman dengan jumlah 75000 – 100.000 ton, untuk pabrik gula di wilayah lampung di minta untuk di kirim ke jakarta dengan jumlah kesepakatan 33000 ton dan harga akan segera turun kembali.

BACA JUGA  PEKAN PASAR PETANI KE - 14 PROVSU THN 2017

Kabareskrim akan terus memantau hambatannya ada dimana, apakah permasalahannya mengenai distribusi, menumpuk ataw lainnya.

Jadi tidak ada alasan harga gula naik dan apa bila ada penumpukan bareskrim akan memberi sangsi tegas, mengenai statemen kabar hoax yang beredar akan di viralkan ke publik.’ Dan ini rutin di laksanakan.

Demikian pula menurut Arif selaku Dirut pasar jaya mengatakan bahwa harga dan stock beras di atas batas aman, dari hasil investigasi di pastikan pasar murah ini di distribusikan sampai kepulauan Seribu.

BACA JUGA  Resmi..!! Presiden Jokowi Putuskan Ibu Kota RI Pindah ke Kaltim

Targetnya adalah 1juta warga Jakarta, kegiatan ini ada pada pabrik dispen area, beberapa produk yang tersedia di pasok untuk pasar modern seperti Indomaret, Lotte, Alfamart, semua di penuhi.

Ukuran premium khusus di peruntukkan untuk modern market yang 100% rata rata ukuran lima kilo, sedangkan untuk pasar tradisional sudah terpenuhi, ada juga beras yang di Sediakan untuk bantuan pangan non tunai.kurang lebih 1500 ton, pasarnya di I warung.

( dwi* )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini