oleh

Tiga Program Bacalon Dari PKS Menuju Walikota Depok 2020

Poros Nusantara – DPD PKS Depok menggelar seleksi bakal calon walikota depok 2020. Bertempat di lokasi Mal Pesona Square, diskusi publik bertema infrastruktur dan lingkungan hidup digelar dengan menghadirkan tiga balon. Yaitu Imam Budi Hartono, Hafid Nasir, dan Farida Rachmayanti.

Ketiga calon berkomitmen untuk membenahi infrastruktur di kota Depok yang ramah dengan lingkungan. Sebagai penajam program visi dan misi calon, dihadirkan dua panelis sebagai penguji gagasan. Yaitu Herika Muhamad Taki dan Bambang Wispriyono. Minggu, 01/03/2020.

Imam yang telah membidangi infrastruktur di DPRD Depok sejak 1999 mencita-citakan pembangunan yang bisa dijadikan tempat wisata. Ia mencontohkan pembangunan di Situ Rawa Kalong sejak 2019 yang akan dijadikan destinasi wisata.

Ia juga menjanjikan dana infrastruktur setiap masing-masing kelurahan sebesar lima milyar rupiah yang akan di pergunakan.

“Semoga permasalahan banjir, permasalahan jalan rusak, drainase yang mampet dapat diatasi secara baik,” ujarnya.

 

Sementara Hafid menekankan pembangunan ruang kelas di setiap sekolah untuk menampung pendidikan anak-anak kota Depok, Oleh karenanya pemerintah harus mengoptimalkan ketersediaan lahan untuk pembangunan sekolah, terutama SMA.

Dan menginventarisasi sekolah-sekolah swasta terutama SMA dan SMK untuk ditingkatkan baik dari fisik pembangunannya, kualitas kegiatan belajar dan mengajar, dan sarana prasarana lainnya,” kata Ketua DPD PKS Depok ini.

Hafid juga menegaskan komitmennya untuk membangun 30% Ruang Terbuka Hijau dari luas wilayah kota depok.

Sementara Farida menawarkan konsep tata ruang kota yang ramah keluarga, dengan mengedepankan prinsip-prinsip Kota Hijau, kota yang ramah terhadap lingkungannya menjaga ketersediaan air, kebersihan udara serta keterjagaan ruang terbuka hijau.

Margonda dan sub pusat kota ditata dan dikelola untuk memiliki ruang publik yang baik, nyaman, menyenangkan bagi warga dan keluarga, serta suasana yang asyik bagi remaja,” terangnya.

Dia pun menyoroti infrastruktur transportasi. “Pengembangan Jabodetabek Residence Connexion dari permukiman ke tujuan di jakarta saat ini sudah beroperasi GDC-Cempaka Mas. Menyusul ke Lebakbulus dan Lapangan Banteng ini butuh ditambah kembali untuk rute rute lainnya,” dia menjelaskan.

Acara diskusi publik ini agar masyarakat kota depok tau hal gagasan diskusi program ini agar kota depok lebih maju dan baik lagi .

(Abie*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini