oleh

Andi Muliana Sam Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Mewujudkan Harapan Maman Supardi Juara Hafalan Alquran Bertemu Bupati H. Amran Mahmud

—-ADVETORIAL—

Porosnusantara.co.id Wajo Sulsel – Sukses Maman Supardi menjuarai Hafalan Alquran dalam waktu 22 hari pada program Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqomah Hafalan Qur’an yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Makassar 23 Februari lalu, tak lepas dari perhatian DPRD Wajo.

Sebagai bentuk support dan dukungan, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Andi Muliana Sam, mewujudkan harapan Maman Supardi untuk bertemu langsung dengan Bupati Wajo Amran Mahmud, Senin (2/3/2020).

“Iya, adinda kita ini baru saja mengharumkan nama daerah, maka sepatutnya dia mendapat apresiasi dari pemerintah daerah atas keberhasilan itu,” kata Legislator PAN asal Gilireng itu.

BACA JUGA  Pokdarkamtibmas Kalibaru Milad Ke 3 Bersama Anak Yatim .

Apalagi kata dia, salah satu program kerja Bupati Wajo disamping memberikan program beasiswa juga bertekad mencetak sebanyak-banyaknya hafidz-hafidzah untuk membangun generasi Qur’ani.

“Nah, tentu kita berharap lewat pertemuan ini, bapak bupati bisa memberikan beasiswa kepada Maman untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” harapnya.

Terkait harapan tersebut, Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud pun memberikan respon positif, dan berjanji akan membantu pendidikan Maman Supardi.

“Anak-anak seperti inilah yang memang kami cari, punya prestasi yang membanggakan daerah. Tentu kami selaku pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh bagaimana nantinya Maman bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi”.

Orang nomor satu Wajo inipun berharap ilmu yang didapat Maman Supardi selama proses karantina tersebut dapat ditularkan ke santri-santri lainnya.

BACA JUGA  Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Nominasi Kategori Gerakan Indonesia Bersih.

Sementara Sekda Wajo yang turut mendampingi Bupati Wajo menyampaikan, terkait usulan beasiswa yang berasal dari siswa berprestasi kategori penghafal Al Quran 30 Juz, Pemkab Wajo saat ini sementara melakukan sinkronisasi melalui program Beasiswa Gerbang Pammase (Gerakan Membangun Penerintahan Amanah Menuju Wajo Maju dan Sejahtera).

“Sementara masih sinkronisasi. Program ini selanjutnya akan dilakukan evaluasi oleh Biro Hukum Pemprov Sulsel. Karena anak usia sekolah yang putus sekolah juga termasuk dalam cakupan beasiswa Gerbang Pammase ini,” ungkapnya.

BACA JUGA  Jadwal Laga Tunda Final Leg 2 PSM vs Persija Sudah di Tetapkan PSSI, Polda Sulsel Siapkan Pengamanan

Diketahui, Maman Supardi adalah santri dari Sekolah Pendidikan Dinyah Formal Ulya As’diyah Putera Sengkang.

Maman yang yang merupakan putra kelahiran Desa Alausalo Kecamatan Gilireng ini berhasil menjuarai Hafalan Alquran hanya dalam waktu 22 hari.

—-Advetorial Humas DPRD Wajo—-

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini