oleh

Walikota Sawahlunto Deri Asta,SH. Lantik Pengurus KNPI

SAWAHLUNTO, porosnusantara.co.id – Dalam menjalankan suatu organisasi ketersediaan anggaran memang penting, tapi lebih dari itu semangat dan kebersamaan ternyata jauh lebih penting. Oleh sebab itu, jangan sampai suatu organisasi menjadi tidak berdaya hanya karena halangan keterbatasan dana.

Pesan itu diingatkan Walikota Sawahlunto Deri Asta,SH kepada puluhan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sawahlunto, saat pelantikan mereka di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) pada Sabtu 01 Februari 2020. Dikatakan Deri, sejak usia muda ini jangan dibiasakan pola pikir (mindset) bahwa organisasi baru bisa bergerak kalau sudah turun anggarannya.

“Kita memang tahu bahwa modal itu biasanya memang berbentuk anggaran, atau uang. Namun di sini kita ingin menyampaikan bahwa jangan terpaku bahwa modal hanya uang saja. Relasi (networking), semangat, kekompakan dan berbagai karakter lainnya juga merupakan modal tak ternilai dalam menggerakkan suatu organisasi maupun kegiatan,” kata Walikota Deri Asta.

BACA JUGA  Komisi IV DPRD Wajo Telusuri Oknum Pemotong BOP pondok pesantren.

Lebih lanjut Deri menjelaskan, Modal berupa uang, jika tidak diiringi dengan karakter kekompakan dan semangat tinggi dari para anggota organisasi juga tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Sebaliknya jika anggaran yang ada terbatas, namun dibantu dengan kekompakan dan semangat para anggota maka hasil yang dicapai juga bisa optimal.

“Karena itu, kita berharap pada adik – adik anak muda pengurus KNPI ini, maksimalkanlah modal semangat dan kebersamaan itu. Tentu, kita dari Pemko juga akan ada membantu dan memfasilitasi, namun tentu terbatas tidak sampai 100 persen. Makanya agar tetap maksimal, ditentukan oleh semangat kekompakan dan kreatifitas adik – adik semuanya,” ujar Walikota Deri Asta.

BACA JUGA  BMKG Wilayah IV Makassar Mengeluarkan Status Waspada, Karena Aktivitas Angin Muson Asia

Sawahlunto jelas sangat membutuhkan kontribusi besar dari para pemuda. Sehingga Deri Asta berpesan agar KNPI dapat menjadi pelopor dalam berperan memberikan kontribusi nyata bagi ‘Kota Warisan Dunia versi UNESCO’ itu.

Sementara, Ketua KNPI Provinsi Sumatera Barat Fadhly Amran (saat ini menjabat sebagai Walikota Padang Panjang) yang hadir langsung untuk melantik kepengurusan KNPI Sawahlunto periode 2019 – 2022 juga menyampaikan pesan yang tidak terlalu berbeda dengan pesan dari Walikota Deri Asta. Fadhly Amran berpesan agar KNPI Sawahlunto dapat bermitra strategis dengan Pemerintah Kota (Pemko), sehingga kerjasama yang dijalankan berjalan optimal.

“KNPI dan Pemko itu sejatinya seiring sejalan, fungsi KNPI membantu pemerintah begitu pun sebaliknya peran pemerintah juga membantu KNPI. Jadi harap adik – adik dapat menjalin koordinasi yang erat dengan Pemko,” kata Fadhly.

BACA JUGA  Shering Session, Wacana Pembentukan Kabupaten Wajo Utara, Mungkinkah Akan Terwujud. Berikut Sejarahnya

Hal – hal tersebut diperhatikan betul oleh KNPI yang pada periode kini dikomandoi oleh Ridho Illahi. Ridho mengatakan bahwa pihaknya berterimakasih atas pesan dan saran dari Walikota Deri Asta maupun Ketua KNPI Sumbar Fadhly Amran.

“Kami sebagai anak – anak muda memang memiliki kelebihan dalam semangat bergerak, istilahnya anak muda kan capek kaki ringan tangan. Namun untuk pertimbangan – pertimbangan dalam menganalisa segala sesuatu, mungkin memang tidak sematang bapak dan ibu. Karena itu, kami membuka diri untuk diberi nasehat – nasehat,” kata Ridho Illahi. (AN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini