Dia menambahkan, setelah pencopotan Ari Askhara ini, jajaran direksi Garuda Indonesia diharapkan bisa diisi oleh sosok-sosok yang profesional, berakhlak dan beretika baik sehingga mampu mewujudkan perusahaan yang menguntungkan bagi semua pihak.
“Kami dari awak kabin ingin menjadikan bahwa kasus Ari Askhara adalah sebuah pelajaran penting sehingga nantinya Garuda lndonesia menjadi perusahaan yang baik,” ujarnya.
Zaenal berharap agar pimpinan direksi yang baru nanti bisa lebih memperhatikan awak kabin dan meniadikan lKAGl sebagai hubungan industrial yang saling melengkapi.
“Kami berharap penuh hak-hak kami yang selama ini diperjuangkan bisa dipenuhi. Kami juga berharap iuran anggota lKAGl bisa dijalankan kembali dan satu hal lagi kami berharap pimpinan
direksi baru nanti bisa menghentikan serikat pekerja tandingan yang dibentuk secara ilegal tanpa dasar hukum yang sah,” (dwi cahyono)






