by

DPRD dinas untuk referensi tiga Ranperda, AMIWB segel kantor DPRD Wajo

 

Porosnusantara.co.id, Wajo Sulsel – Anggota DPRD Wajo Elfrianto, ST dari Fraksi Pan angkat bicara terkait aksi orasi dan penyegelan pintu masuk ruang komisi anggota DPRD Wajo yang di lakukan Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) di Kantor DPRD kabupaten Wajo, Selasa (12/11/2019).

Elfrianto mengatakan, perjalanan dinas anggota DPRD Wajo sudah sesuai mekanisme dan regulasi.

” Perjalanan bukan tanpa tujuan, tapi jelas apa yang ingin dicapai, ini untuk mendapatkan referensi terkait regulasi, agar ada muatan materi terkait adanya tiga ranperda yang sementara dibahas, dan ranperda itu untuk kepentingan masyarakat Wajo” jelas Elfrianto saat di konfirmasi porosnusantara.co.id

Lanjut, ada 3 pansus yang sedang digodok Peraturan Daerah (Perda) yaitu pansus l yang sedang melakukan studi banding mengenai penyertaan modal PDAM pada tahun anggaran 2020 mendatang.

“Ini untuk kepentingan rakyat juga, ke depannya dengan ini PDAM akan lebih bagus lagi,” jelasnya.

Pansus II ini studi banding ke Bank DKI Jakarta terkait perencanaan penyertaan modal di Bank Sulselbar.

BACA JUGA  Perteta : Mentan Andi Amran Bapak Mekanisasi Indonesia

Pansus III mengenai pajak Burung Walet, pansus ini stadi banding ke Balikpapan Kalimantan timur.

Elfriato juga mengatakan bahwa kedepan anggota DPRD Wajo kalau ada dinas diluar, akan diatur siapa yang tinggal secara bergilir untuk menerima aspirasi. Dan akan lebih banyak berkunjung ke kecamatan dibandingkan di luar kabupaten atau diluar provinsi.

Aksi segel yang di lakukan Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) lantaran mereka kesal tidak ada satu pun anggota DPRD Wajo yang hadir saat AMIWB menyampaikan aspirasi di gedung dewan.

Karena tak disambut wakil rakyat, mereka langsung membentang spanduk warna putih yang bertuliskan “KEMANA WAKIL RAKYAT” dan bergantian meneriakkan mana anggota DPRD Wajo. Mereka mengkritisi anggota DPRD hanya banyak jalan-jalan keluar kota dan jarang turun ke lapangan, untuk melihat permasalahan yang ada di wilayah.

Mereka menuntut adanya diskualifikasi calon kades yang melanggar Perda No 2 tahun 2017 pasal 62 ayat 1 sampai 3.

BACA JUGA  Lima orang pemilik warung Miras tuak di amankan satpol PP Pelalawan

Juga diskualifikasi calon kades yang berstatus ASN tanpa surat izin dari Pemda, serta surat keterangan bebas temuan dari inspektorat.

Lalu diskualifikasi calon kades yang melanggar Perda No 2 tahun 2017 pasal 25 ayat 1 huruf K yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.

Kemudian diskualifikasi calon kades yang melanggar Perda no 2 tahun 2017 pasal 25 ayat 1 huruf M yang berstatus masih pengurus partai.

Mereka juga meminta mencopot oknum pegawai yang menguntungkan salah satu kandidat Cakades.

Juga meminta mencopot oknum pegawai dinsos yang memberikan bantuan PKH yang tidak tepat sasaran, dan malah menguntungkan calon kades tertentu.

Arianto Ardi selaku ketua AMIWB mengaku kecewa terhadap anggota DPRD Wajo, karena tak satupun ada di kantor untuk menerima aspirasi.

Akhinya, mahasiswa AMIWB memeriksa ruangan anggota DPRD Wajo satu persatu, untuk mastikan kebenaran bahwa benar tak satupun anggota DPRD Wajo di tempat. Mereka lalu menyegel kantor DPRD dengan menggunakan gembok, rantai dan mengikat menggunakan spanduk putih.

BACA JUGA  35 Bacaleg Partai Golkar resmi daftar Ke KPUD Pasaman

Kasubag Humas DPRD Wajo Andi Gusti, saat di hubungi ponselnya membenarkan adanya aksi orasi yang di lakukan AMIWB di kantor DPRD Wajo dan melakukan penyegelan di pintu masuk ruang komisi sebelah timur gedung DPRD Wajo.

“Sebelumnya AMIWB menelepon kepada kami akan melakukan orasi, kami sampaikan kalau mau menyalurkan aspirasi nanti hari kamis atau jumat, karena para anggota DPRD melakukan dinas luar selaku pansus,” jelas Andi Gusti.

Lanjut Gusti, pihak AMIWB tetap ingin datang melakukan orasi dan lalu melakukan penyegelan terhadap gedung komisi tersebut.Setelah melakukan orasi sekitar satu jam kami melakukan negosiasi, akhirnya AMIWB menyerahkan kunci gembok tersebut. (Marsose,biro sulsel)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini