oleh

Kepsek SMA Negeri 9 Obi selatan tinggalkan sekolah berbulan- bulan, Dinas pendidikan Provinsi geram.

 

Labuha, Poros Nusantara – Karena seringnya Kepsek SMA N 9 Obi Selatan mangkir dari tugas nya sebagai seorang kepala sekolah, Dinas pendidikan provinsi angkat bicara, pasalnya, Kepsek sering tidak berada di sekolah seperti biasanya Kepsek-Kepsek yang lain yang punya tanggung jawab.

Kabid  dinas pendidikan provinsi ketika dihubungi lewat telepon seluler nya mengatakan, bahwa memang benar sudah ada beberapa guru honor mendatangi dia di kantornya ,dan mengeluhkan sikap Kepsek SMA N 9 Obi Selatan, mereka (guru honor) mengatakan bahwa Kepsek sering tidak berada di sekolah hingga berbulan-bulan, dan gaji mereka sudah dua tahun belum di bayarnya.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Gerebek Klinik Kecantikan Ilegal di Kemang

Beliau menambahkan bahwa ketidak hadiran Kepsek di sekolah berbulan-bulan itu sudah pelanggaran berat, kalaupun ada kegiatan maksimal hanya 4 hari saja diberikan ijin. Kabid Pendidikan Propensi menepis perkataan Kepsek SMA N 9 Obi Selatan yang mengatakan bahwa dia punya SK dari Dinas Pendidikan untuk tinggalkan
sekolah, dengan nada kesal beliau ungkapkan, emangnya ini negara nenek moyangnya, sehingga semaunya pergi tinggalkan sekolah.

Dalam waktu dekat ini team dari Dinas pendidikan provinsi akan turun ke sekolah SMA N 9 Obi selatan untuk mengecek laporan dewan guru.

Anggota dewan dari partai demokrat asal Obi Selatan bapak Diman, begitulah sapaan akrabnya, ketika dihubungi via whatsaap mengatakan bahwa jika benar Kepsek tersebut tinggalkan sekolah berbulan-bulan, ya mohon agar dinas pendidikan provinsi tegas untuk segera menindak atau memindahkan guru yang bersangkutan. Karena kita semua berharap mutu pendidikan di Obi Selatan harus semakin di tingkatkan jelas nya. Namun sangat disayangkan dengan sikap sang kepala sekolah yang mangatakan pada media ini, agar pemberitaan terkait hal yang sudah diberitakan, supaya dihapus dan tidak ditindak lanjut i, karena hal itu adalah sebuah fitnah yang tidak berdasar, dan tidak relevan, ucap nya, dan untuk itu kami akan menuntut keadilan buat saya, ucap nya pada media ini lewat saluran telepon seluler, yang mana ketika melakukan komunikasi dengan media ini, ditemani oleh seseorang laki- laki yang turut juga bicara sambil memaki, dan mengaku sebagai salah seorang orang tua dari siswa disekolah teraebut. Namun ketika media ini bertanya siapa nama laki – laki tersebut, sambungan telepon langsung diputus. ( Red )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini