by

Focus Group Disscusion (FGD):Pendukungan Pengelolaan Museum dan Taman Budaya

Poros Nusantara, Kab. Tanah Datar Sumbar –  Cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa, sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang sangat penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tanah Datar melalui bidang Cagar Budayanya, melaksanakan kegiatan ini di aula SD Negeri 01 Lima Kaum dengan tema Pendukungan Pengelolaan Museum dan Taman Budaya, Selasa(22/10).
Nadira Mardison, S.Pd., M.H selaku Kasi Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar dan juga merangkap sebagai Ketua Panitia pelaksanaan kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan Forum Group Disscusion(FGD) ini sudah tersedia pada DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tanah Datar. ” Selain itu, cagar budaya yang merupakan kekayaaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang sangat penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional untuk kemakmuran rakyat,” ujar Nadira Mardison dalam laporannya sekaligus mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuka kegiatan ini.
Dan untuk melestarikan cagar budaya, negara bertanggung jawab dalam pengaturan perlindungan, pengembangan dan pemanfaatannya, lanjutnya.
” Agar budaya berupa benda, bangunan, struktur, situs dan kawasan perlu di kelola oleh pemerintah dan pemerintah daerah dengan meningkatkan peran serta masyarakat,” tutur Nadira Mardison.
Menutup laporannya, Kasi Cagar Budaya ini berharap sebagài tindak lanjut dari peran serta pemerintah daerah dan masyarakat, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sengaja mengundang para peserta untuk dapat lebih mengetahui akan tanggung jawab kita bersama terhadap peninggalan cagar budaya ini, yang nantinya akan di diskusikan bersama forum ini sehingga akan menghasilkan suatu kesepakatan yang nantinya dapat dijadikan bahan rujukan untuk suatu keputusan maupun kebijakan terhadap barang cagar budaya ataupun museum.
Selain mendatangkan narasumber dari Balai Cagar budaya, forum ini juga di ikuti oleh seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP se Kabupaten Tanah Datar…..(dwi)

BACA JUGA  DPRD Singkawang, Minta Pemprov Kalbar Permudah Izin Galian C

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini