oleh

Pemerintah kabupaten Sambas & Savitri mempersembahkan  Bujang Nadi Indonesia modest fashion weeks 2019

 

Poros Nusantara – Tenun lunggi diperkirakan sudah ada sebelum berdirinya Kesultanan islam Sambas yang didirikan oleh Sultan Sulaiman I pada tahun tahun 1675 M yang memerintah selama selama 10 tahun, yaitu sampai dengan tahun 1685, dengan gelar Sultan Muhammad Tsjaiiuddin I. Masyarakat Sambas meuggunakan tenun lunggi sebagai pelengkap pelaksanaan ritual adat. salah satunya adalah upacara adat perkawinan. Salah satu ciri khas tenun lunggi adalah motif pucuk rebung yang berbentuk segitiga, memanjang dan lancip. Pucuk rebung adalah tunas muda dari tanaman bambu. Adapun makna dari pucuk nebung yaitu sebagai pengingat untuk terus berupaya maju, harus senantiasa berpikiran dan apabila telah mencapai  puncak tertiggi, tidak boleh sombong dan jangan beda dari sifat pohon bambu yang selalu merunduk ketika telah tinggi.

BACA JUGA  Sawahlunto Raih Predikat Opini WTP Kelima

Pada  tahun 2013 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menenetapkan tenun lunggi sebagai WARISAN BUDAYA TAK BENDA. Dalam perkembangannya, tenun lunggi mendapatkan beberapa kali penghargaan dari UNESCO yaitu AWARD 0F EXCELENT HANDYCRAFT pada tahun 2012 dengan motif MATE AYAM ULAT, TAHUN 2014 dengan motif BUNGE PENYU BETURUS dan MOTIF TABUR BINTANG .

BACA JUGA  Penyerapan DAK Triwulan I di Kota Sukabumi Mencapai 79 Persen

Pada event Indonesia Modest Fashion Weeks 2019 ini PEMERINTAH KABUPA‘IEN SAMBAS bekerjasama dengan desainer SAVITRI mempersembahkan ‘BUJANG NADI.  Bujang Nadi berasal dari cerita rakyat Sambas, ia seorang putra Raja Sambas yang bernama Tan Unggal. Bujang Nadi adalah seorang putra mahkota yang tampan dan pintar. Savitri menampilkan ‘Bujang Nadi” untuk mengaktualisasikan pemuda Sambas yang tampan dengan menggunakan tenun lunggi motif bunge tabor, bintang timur, pucuk rebung dan parang mannang . Ketampanan Bujang Nadi semakin lengkap dengan penggunaan Tanjak dan Topi Lunggi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini