oleh

Shark aquarium show di Seaworld Ancol sungguh menantang.

 

Poros Nusantara Jakarta – Seaworld Indonesia yang berada di taman impian Jaya Ancol Jakarta pada hari kamis 2 Oktober 2019 akan mulai mengadakan Feeding Shark aquarium show dengan menggunakan shark suit. Shark suit merupakan Pakaian yang terbuat dari stenlist, yang berguna sebagai anti dari pada gigitan hiu. Baju tersebut memang di buat khusus untuk pakaian para penyelam.
Acara ini sudah di mulai sejak hari jum’at 3 Oktober 2019 untuk menghibur seluruh para pengunjung wahana.

Waktu pertunjukannya di mulai pukul 14:00 setiap hari sampai minggu. Aquarium berkapasitas besar itu memang khusus untuk di tempati oleh beberapa jenis ikan hiu, diantara nya ada jenis Sirip hitam, Hammer head shark, Barongsai, Tony shark, Leopard shark.
Berlibur bersama keluarga atau teman-teman ke seaworld Ancol sungguh sangat menyenangkan, Karna saat kita berada di dalamnya, kita seolah olah seperti berada di bawah air bersama ikan-ikan yang menari di sekitar kita.
Tampak di satu sudut terlihat Aqua car yang merupakan display baru. Di dalam Aqua car tersebut di huni oleh ikan-ikan kecil beraneka warna. Karna bentuk nya yang unik, para pelancong banyak yang mengabadikan foto dan videonya ke sosial media masing masing.
Heri Mulyono selaku Manager Kurator mengatakan, “pengunjung Seaworld Ancol Jakarta memang selalu ramai, setiap harinya di kunjungi dari berbagai lintas usia, seperti murid murid sekolah, wisatawan, serta keluarga yang memang lebih dominan berkunjung ke arena bermain ini”.

BACA JUGA  KPU SAWAHLUNTO RESMI LANTIK PPK DAN PPS SE-KOTA SAWAHLUNTO

Team Management seaworld Ancol sendiri tidak hanya berdiam diri saja. Mereka berperan aktif melakukan kerja sama dengan Travel agen, mengunjungi sekolah- sekolah yang juga tertarik, karena menawarkan program edukasi yang bisa di masukkan ke Seawold Ancol terutama mengenai ekosistem dan kelautan. Dari fakultas seperti IPB, UGM, STP juga sering bekerja sama untuk melakukan praktek penelitian dengan mengirimkan mahasiswanya.
Jika di hitung dari awal tahun 2019 sampai tanggal 2 Oktober 2019 ini total pengunjung sudah mencapai 89%. Sedang penutupan buku akhir tahun lalu Seaworld meraih pendapatan surplus.

BACA JUGA  Kejari Sergai Tahan Masry Adi Kades Kayu Besar

Pihak management Seaworld menyampaikan bahwa dari jenis hewan sungai dan laut yang sudah ada saat ini
“Di tahun 2020 yang akan datang pihaknya akan menampilka hal – hal baru yang akan masuk, kalau untuk sekarang akan fokus dengan biota dari luar negeri yang bersuhu rendah gen pasifik octopus, Paddle trap dan Confish kata bapak Heri” menjelaskan.

Beberapa waktu yang lalu management Seaworld ancol telah berhasil membudidayakan Ubur – ubur, yang tadi nya di anggap susah, setelah melakukan riset dan pembelajaran kini sudah terlihat hasilnya. Mereka mengirimkan pertukaran karyawan ke luar negeri untuk mempelajari caranya caranya. Sedangkang untuk pertukaran hewan dan ikan Seaworld Ancol belum melakukan jalinan kerja sama, hanya dari lembaga konservasi saja yang sudah melakukan hal itu.

BACA JUGA  Jaga ketahanan pangan dam produksi kostratani Manggarai Barat dukung Gerakan percepatan tanam padi.

Rencana kedepan Management Seaworld Ancol ingin melakukan lompatan lebih besar dengan menambah area seperti perluasan dengan exsisting yang ada, juga ingin membuka cabang Seaworld baru di kota kota besar Indonesia lainnya.
Saat ini Seaworld Ancol memiliki luas area kurang lebih 3 hektar, dengan koleksi puluhan ribu satwa air (baik satwa air laut maupun air tawar).
Di dalam Seaworld, koleksi ini berada dalam akuarium-akuarium besar sesuai zonanya masing-masing.
Sebagai komitmen, Seaworld Ancol tidak ingin menjadikan wahana yang ada hanya sebagai arena wisata saja, melainkan sebagai arena yang juga memberikan informasi, edukasi Ilmu pengetahuan tentang jenis jenis makhluk hidup yang mendiami ekosistem air di muka bumi.
( ZEffAN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini