by

Kelangkaan BBM Bersubsidi ( solar )di Kota Singkawang Pemilik SPBU, Asosiasi Truck dan Organda Ketemu cari Solusi

Singkawang, Poros Nusantara (Senin 07/10/2019) Pertemuan antara Pemilik SPBU, Asosiasi Truck dan Organda Kota Singkawang dipandang sangat penting untuk mencari solusi terkait dengan kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di Kota Singkawang. Pertemuan ini di buka langsung oleh Bp Toni demikian sapaannya, pasalnya para sopir truk mengantri di SPBU” hampir setiap hari, kadang dapat kuota pengisian itupun di batasi hanya sekitar 30 -40 liter perhari. dalam pertemuan ini para sopir truk yang di wakili oleh Dewan Pembina Asosiasi truk Kota singkawang Bp. Abdul Rahman dan dari Pemilik SPBU yang hadir adalah Bp.Toni Hariadi sedangkan Perwakilan dari Organda adalah Bp. Mustadi (Ketua DPC).

wartawan Poros Nusantara mewawancara Ketua Pembina dewan Pembina asosiasi sopir track Kota Singkawang mengatakan, bahwa pertemuan ini sangat penting dan dalam hal ini menyikapi dengan positif pertemuan dengan pihak SPBU dalam rangka mencari solusi terhadap kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar. Artinya di dalam pertemuan tadi kita sudah hampir mencapai titik temu, memang untuk jangka pendek kita atur dan bahas agar semua truk mendapat kuota solar. kemudian ke depannya juga kita akan bersama-sama dalam rangka untuk menyampaikan masalah ini kepada BPH Migas agar penambahan kuota subsidi di Kota Singkawang itu khususnya untuk solar itu bisa cepat terealisasi karena hal ini penting. Sekali lagi saya tegaskan Mengapa Singkawang ini perlu penambahan karena kondisi kota Singkawang itu berbeda dengan kondisi – kondisi daerah lain dalam hal ini di Singkawang itu kan galian C tidak ada sehingga rekan – rekan sopir truk untuk mengambil material itu di luar daerah misalnya di Bengkayang, Sambas maupun Mempawah dengan begitu secara otomatis kuncinya dari bahan bakar yang kita butuhkan itu lebih besar ketimbang daerah – daerah lain.

BACA JUGA  Thegreatcoin Melakukan Tokenisasi Aset Perusahaan dan Properti Di seluruh Dunia hampir 5 Triliun

Mungkin itulah yang akan kita sampainkan. kadang rekan – rekan sopir antri dari malam sampai pagi tapi ternyata dapat solar. di sinilah kita koordinasikan agar para sopir truk yang antri itu bisa mendapatkan solar jadi tidak ada kata udah antri semalam tapi tidak ada. beluau menambahkan untuk saat ini Alhamdulillah tanggapan dari pihak SPBU SPBU sangat positif.

BACA JUGA  MENJADI SUCSES HARUS KERJA KERAS

Pemilik SPBU singai wie Bp. Toni Hariadi mengatakan tidak ada masalah asalkan para sopir truk bisa antri dengan tertib nanti kita bagi sehingga semua truk dapat solar. beliau juga menepis ucapan Ketua Dewan Asosiasi truk kota Singkawang, bahwa kami pengelola SPBU sudah menjalankan sesuai aturan. truk yang antri kita dahulukan. kita juga ngerti dengan para sopir truk kan kasian juga jika kita kasih hanya 30 liter itu paling 3 kali ret aja sudah habis.

BACA JUGA  Hari Pertama Gerak PKK Ke 46 Tahun 2018 Dibuka Bupati Harris

Rencana hari Jumat kita mau kumpul lagi, suruh sopir truk di kota Singkawang rapat dengan Pertamina dan kita akan sampaikan data. Menurut ketua dpc organda Bp Mustadi mengatakan agar kuota untuk anggota Organda jangan sampai di kurangi oleh SPBU yang ditunjuk oleh Pertamina, dan dalam waktu dekat ini kami akan menyerahkan data baik jumlah truk maupun kuota BBM yang dibutuhkan di Kota Singkawang agar Pertamina mengirim suplai BBM ke Kota Singkawang sesuai kebutuhan. agar kelangkaan BBM yang dialami beberapa hari ini cepat teratasi.

Biro Singkawang (Jf/Yr/Hn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini