oleh

Melalui eGCC, Kementerian PANRB Tingkatkan Kapasitas ASN tentang e-Government

 

Poros Nusantara, Seoul – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus berupaya meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) berkaitan dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Peningkatan kapasitas ASN ini dilakukan melalui pelatihan  e-government  yang merupakan salah satu rangkaian kerja sama antara Kementerian PANRB dengan Ministry of Interior and Safety (MOIS) Korea melalui Indonesia-Korea e-Government Capacity Building Program (eGCC).

Kepala Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Y.B. Jarot Budi Harjo sebagai perwakilan dari Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Korea terkait _e-government_ selama ini telah menghasilkan beberapa capaian. Melalui Kementerian PANRB, salah satunya dalam penetapan Peraturan Presiden No. 95/2018 tentang SPBE.

BACA JUGA  Ruhut Usulkan Amran Kembali Jabat Menteri Pertanian

“Kerja sama Indonesia-Korea eGCC yang dioperasikan oleh Kementerian PANRB telah berkontribusi dalam pembuatan Peraturan Presiden mengenai SPBE, pengembangan instrumen evaluasi SPBE, dan penyusunan Arsitektur SPBE yang saat ini masih berlangsung. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Korea atas kerja sama yang berlangsung baik dan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini,” ujarnya saat pembukaan pelatihan Indonesia-Korea eGCC Capacity Building Program di Seoul, Korea, Senin (23/09).

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala National Information Society Agency (NIA), Kang Tak Oh menyambut baik delegasi Indonesia. “Kami senang bisa bertemu dengan perwakilan dari Pemerintah Indonesia. Kami harap Pemerintah Indonesia bisa mendapat ide dan inovasi baru setelah mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Jaga Stabilitas Pasokan, Kementan Gunakan Strategi Pola Tanam Berbasis IT dan Kebutuhan Riil

Sejak tahun 2016, Kementerian PANRB telah empat kali mengikuti acara pelatihan  e-government yang diadakan oleh Pemerintah Korea. Dalam pelatihan kali ini, Kementerian PANRB menugaskan 10 peserta yakni 5 peserta dari Kementerian PANRB, 1 peserta dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 peserta dari Provinsi Jawa Barat, 1 peserta dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, 1 peserta dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan 1 peserta dari Pemerintah Kabupaten Batang.

BACA JUGA  Tim Wasev Mabesad Kunjungi Pelaksanaan TMMD Ke 104 Kodim 1708/BN

Selain Kementerian PANRB, Pemerintah Korea juga mengundang Kementerian Kominfo dan World Bank Indonesia dengan beberapa kategori fokus pelatihan yang berbeda. Materi mengenai e-government dijelaskan oleh pemateri ahli baik dari MOIS, NIA, maupun Korea Information Technology Consulting (KITC). Selain di kelas, peserta juga mengunjungi beberapa tempat-tempat yang berkaitan dengan e-government di Seoul.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini