oleh

Pengerjaan peningkatan Proyek jalan lingkungan di duga asal asalan

Poros nusanatara, Bekasi – Jaling (jalan lingkungan) yang berlokasi di kampung pulo tanjung RT 01/RW01 desa Sindang sari kecamatan Cabang bungin kabupaten Bekasi

Dugaan tersebut muncul karna pihak kontraktor yang mendapatkan surat perintah kerja (SPK) pengerjaan proyek yang bersumber dari (APBD) anggaran pembelanjaan daerah tersebut diduga telah menyalah gunakan kepercayaan pegawai dinas terkait dan dalam pengerjaan pengecoran jalan tidak sesuai dengan prosedur dan pedoman teknis.

Salah satu diantaranya pongecoran jaling terpantau tidak ada petugas dinas terkait yang semestinya mengawasi kegiatan yang sedang berjalan . Adapun ketebalan pengecoran dalam proyek jaling tersebut yang seharusnya 15cm nyatanya diduga hanya ada 7cm sampai dengan 8cm .

Selain itu dilokasi tidak ada papan kegiatan proyek yang terpasang . Sehingga masyarakat tidak bisa mengetahui apa yang sedang dikerjakan . Hal ini diduga melanggar undang-undang (kip) keterbukaan inpormasi publik
nomer 14 tahun 2008.

“Ujarnya”salah satu tokoh masyarakat yang berinisial SDH mengatakan bahwa pekerjaan terbut tidak sesuai teknis karna terlihat dari ketebalan beton tidak ada 15cm tertambah hamparan beskosnya terlihat asal asalan, dan papan bigistingpun terlihat di pendam yang semestinya ada di atas hamparan beskos.

Dan kami berharap untuk pegawai dinas terkait khususnya dinas (TARKIM) penataan ruang dan permukiman, agar lebih memperhatikan dan memantau kegiatan-kegiatan tersebut.  (  wardi.)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini