oleh

SISSCA digelar pedagang Lapseg menjerit.

 

Porosnusantara – Pagelaran Sawahlunto Internasional Songket Silungkang Carnival yang akan digelar di pusat kota Sawahlunto nampaknya meriah, namun pedagang yang sehari harinya berdagang di seputaran Lapangan Segi Tiga ( Lapseg ) alun alunnya Kota Sawahlunto menjadi resah .

Resahnya pedagang itu karena mereka dapat surat dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kota Sawahlunto Nomor 510/559/Perindagkop-Swl/2019, tertanggal 3 September 2019 yang isinya seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di Lapangan Segi Tiga , GPK dan sekitarnya untuk dapat pindah sementara ke Kampung Teleng tempat bekas pasar penampungan.
Terbitnya surat dari Dinas Koperindag itu berdasarkan surat Kepala Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto Nomor 431/427/DKPBP/SWL/2019 tertanggal 29 Agustus 2019 .
Pemindahan pedagang itu mulai hari Rabu tanggal 4 s/d 9 September 2019.

Ketika awak media mengkomfirmasi salah seorang pedagang yang sedang mengadakan pertemuan antar pedagang , pada prinsipnya mereka sepakat tidak menyetujui untuk pindah dan mereka akan menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi .
Sebab salah seorang pedagang berinisial M telah menghubungi Kabid Perdagangan Gustav untuk meminta solusi tentang pemindahannya
Para pedagang bersedia untuk dipindahkan , tapi ke Area GPK . ( AN )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini