by

Yayasan Bangun Indonesia Dengan Cinta dan Wantannas Tandatangani MoU Terkait Aksi Nasional Bela Negara 2019

Porosnusantara.co.id – Yayasan Bangun Indonesia Dengan Cinta dan Wantannas melakukan kerjasama untuk Aksi Nasional Bela Negara 2019. Kerjasama ini dituangkan dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan langsung oleh Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksdya TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P dan Ketua Pengurus Yayasan Bangun Indonesia Dengan Cinta, Edi Swandi dan sekaligus didampingi oleh Ketua Dewan  Pembina Yayasan Bangun Indonesia, Dr. H. Nuzli Arismal di Gedung  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lt 11, Kamis (29/08/2019). Dengan kerjasama yang dilakukan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai nasionalisme masyarakat terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Dalam sambutannya, Edi Swandi mengharapkan kerjasama kedua belah pihak ini bisa berjalan baik dan sukses dengan segenap komitmen bersama.

BACA JUGA  DPD PARTAI GOLKAR PASAMAN AJAK ANGGOTA DPR RI KE BEKAS BANJIR BANDANG TAHUN 2015

“Saya mengucapkan terimakasih atas suksesnya penandatangan MoU antara Dewan Pertahanan Nasional dengan Yayasan BIDC ini untuk acara Aksi Nasional Bela Negara 2019. Yayasan BIDC dengan segenap jajarannya akan menyelenggarakan kepercayaan ini dengan baik dan profesional dan mudah-mudahan MoU yang barusan kita tandatangani ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Seperti yang kita harapkan bersama,” tutur Edi Swandi dalam sambutannya

Lebih lanjut Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksdya TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Bangun Indonesia Dengan Cinta yang mau berkerjasama dengan Wantannas untuk acara Aksi Nasional Bela Negara 2019.

“Yayasan BIDC memiliki kesamaan dengan Wantannas sehingga bisa bekerjasama menjalankan Aksi Nasional Bela Negara 2019 dan sesuia dengan nama Yayasan ini, dimana nilai dasar pertama dari bela negara adalah cinta tanah air. Kalau sudah cinta itu pasti rela berkorban. Dan silahkan berkordinasi dengan Satgas Bela Negara dengan baik sehingga tidak menimbulkan hal hal yang tidak kita inginkan bersama. Perinsipnya akuntabilitas dan keterbukaan,” jelas Laksdya TNI Achmad Djamaludin

BACA JUGA  Pengelola Pasar Sayur Dan Buah Pemalang Potong Hewan Kurban

Acara Aksi Nasional Bela Negara 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Desember 2019 di Entikong, Kalimantan Barat. Di acara ini ada rangkaian event-event seperti Pendidikan, Budaya, Bela Negara Fun Run dan Festival Malam Penghargaan.

Pemilihan Entikong sebagai tempat lokasi acara Aksi Nasional Bela Negara 2019, karena Entikong berada di wilayah perbatasan dan dari seluruh wilayah perbatasan yang ada di Indonesia, Entikong yang paling terkenal.

BACA JUGA  Pengrusakan Pagar Kantor Kelurahan Siwa Minta di Usut Tuntas"Sudah berjalan dua bulan tidak ada titik terang

“Kenapa Entikong, karena Entikong wilayah perbatasan Indonesia yang paling terkenal. Dimana disitu banyak hal-hal negative muncul sehingga bisa menggerus rasa nasionalisme kita. Ada istilah “merah putih di dadaku, Malasyia di perutku” itulah yang terjadi di Entikong, nah inilah yang akan kita kikis dengan program-program pemerintah Jokowi,” lanjut Laksdya TNI Achmad Djamaludin (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini