oleh

Bupati Wajo Memerintahkan Tim untuk Mengadakan Kunjungan ke Pasar Tempe, Apa Tujuannya ?

 

Wajo Sulsel, Porosnusantara.co.id – Bapak Bupati Wajo mengharapkan kepada Jajaranya untuk melakukan Kunjungan ke Pasar Tempe untuk memberikan suport, dan empati kepada mereka, juga dengan maksud berkunjung ke beberapa pedagang dan menanyakan terkait kondisi terkini dari mereka.

Rabu, 28 Agustus 2019, dimana ketika Tim berkunjung ke Pasar Tempe hari ini dan bertanya kesalah satu pedagang, setelah beberapa hari ini menjual pasca kebakaran, apa ada pungutan yang mereka keluarkan, dan mereka mengatakan, tidak ada pungutan apapun sampai hari ini. Dan selanjutnya dijelaskan kalau selama dalam proses ini tidak ada pembayaran, semua digratiskan sesuai dengan perintah dari Bapak Bupati Wajo.

Sementara itu salah satu staf dari Dinas Perdagangan, yang memberikan pengumuman dari lapak ke lapak pedagang, terkait mengenai sampah, serta diumumkan mereka hanya diharuskan untuk mengumpulkan sampahnya di tempat tertentu, dan tidak mendapat kewajiban membayar sampah mereka, demikian juga dengan pembayaran apapun dalam pembangunan lapak ini.

BACA JUGA  Mewujudkan Wajo Bersatu Melawan Covid-19, Aksi Solidaritas Wajo Terus Bergerak.

Sementara itu wawancara kami dengan H. Yunus Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan mengatakan, kalau selama proses pasca kebakaran ini, tidak ada pemungutan apapun, dan kalau ada isu-isu terkait pungutan, itu sama sekali tidak benar.

“Dalam hal ini kita sudah sampaikan kepada pedagang-pedagang bahwa tidak ada pungutan lagi, kami sudah sampaikan itu, dan sekarang ini kami buat lapak ini sebanyak 708, sesuai dengan perintah Bapak Bupati Wajo. Jadi semua pedagang yang terdampak dalam kebakaran kemarin kita akan pindahkan keluar, untuk sementara ini dalam proses pembangunan,” jelas H. Yunus.

“Insya Allah dalam satu dua hari ini bisa rampung, mungkin hari Minggu sudah rampung semuanya, dan dari tim Polda juga sudah selesai dalam pemeriksaan dan tinggal menunggu hasilnya, dan untuk didalam pasar yang terbakar, sementara tidak ada akses untuk berjualan,” ujar H. Yunus menambahkan.

BACA JUGA  Bupati Wajo Dr Amran Mahmud Hadiri Rapat RUPSLB PT Bank Sulselbar

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A. S.Sos. M.M. mengatakan kalau hari ini setelah melakukan proses pembukaan akreditasi di Puskesmas Salewangan, sempat berkunjung di Pasar Tempe pasca terjadinya kebakaran, dan dari hasil pantauan pembangunan lapak-lapak sementara yang dipersiapkan untuk relokasi sudah hampir rampung, sudah masuk 60%, dan dijelaskan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera dituntaskan.

“Saya berharap besok sudah dioperasionalkan, Dinas Perdagangan telah kami tugaskan untuk pemetaan dan inventarisasi pedagang pedagang pasar, yang selanjutnya kita tempatkan di lapak-lapak sementara, secara adil dan merata tidak ada yang di anak tirikan dan tidak ada yang di anak emaskan,” ungkapnya.

Dan dijelaskan kalau semuanya mendapat tempat sesuai dengan porsi yang telah mereka tempati masing-masing di pasar lama, dan berdasarkan nomor urut yang diundi diharapkan para pedagang pasar ini menempati tempat yang baru dan berdasarkan surat izin penempatan tempat, yang menjadi persyaratan untuk diatur dilakukan pengundian.

BACA JUGA  Temukan pemasok produk dan teknologi kecantikan di pameran kecantikan terbesar di Indonesia

“Harapan kami tidak ada pungutan dalam bentuk apapun juga dalam pembangunan tempat, murni Pemerintah Daerah yang siapkan, juga retribusi retribusi untuk penjual sementara waktu ini, yang menempati lapak tidak ada pungutan apapun terkait masalah persampahan,” jelas Sekda Wajo.

Sementara itu Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud. S.Sos. M.Si, juga mengharapkan agar dilakukan dengan cepat kegiatan darurat yang difasilitasi Pemerintah.

“Agar masyarakat pedagang dan pembeli tetap berjalan kegiatan ekonominya dan kebutuhan sehari-harinya, dan tetap kami tegaskan untuk melindungi para pedagang dari berbagai pungutan pungutan,” tegas Dr. H. Amran Mahmud. S.Sos. M.Si. (marsose)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini