by

Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) selenggarakan seminar nasional dan Rakernas

 

Porosnusantara, Jakarta – DPP Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) menyelenggarakan Seminar
Nasional dengan Tema “Peran Intelektual Dayak Dalam Pembangunan Nasional”.
Seminar ini Merupakan bagian dari Agenda Organisasi yakni Rapat Kerja Nasional 1.
Rakernas 1 yang selanjutnya akan menjadi agenda rutin organisasi setiap tahun. Adapun yang hadir dalam kegiatan ini adalah para pengurus pusat, daerah, cabang,
anggota dan simpatisan FIDN, serta para undangan yang terdiri dari para
mahasiswa, akademisi, kepala daerah, ASN dan lain sebagainya.
Kegiatan seminar kali ini secara khusus menyoroti/membahas tentang Wacana
Pemindahan ibu kota negara (IKN), dari Jakarta ke salah satu lokasi di Pulau
Kalimantan dalam setiap sesi diskusi yang diselenggarakan. Tema ini diambil,
berdasarkan keprihatinan dan masukan – masukan dari para tokoh masyarakat
Dayak tentang minimnya kiprah kader – kader Intelektual Dayak yang terlibat dalam posisi pengambil kebijakan tingkat nasional. Hal ini menjadikan momentum
pemindahan ibu kota sebagai harapan baru bagi kader – kader masyarakat Dayak, untuk dapat berkiprah dalam Kabinet Kerja Jokowi atau posisi – posisi yang dapat menjadikan masyarakat Dayak merasa menjadi bagian dari penyelenggaraan
negara, karena sejauh dapat dikatakan nihil kader masyarakat Dayak yang dilirik
oleh penyelenggara negara, untuk ikut berkiprah dan mengabdi untuk negara di level nasional.

BACA JUGA  Kiat Membangun Usaha Travel Dan Rental Mobil

Ketua Panitia Nasional Seminar dan Rakernas Dr. Andrie Elia, S.E. M.Si. yang juga adalah Rektor Universitas Palangkaraya mengungkapkan bahwa banyak usulan dan
masukan agar kader kader Intelektual Dayak yang tersebar di seluruh Indonesia dapat diakomodir dalam posisi – posisi strategis dalam struktur pemerintahan pusat, seperti penyusunan kabinet dan lain sebagainya. Maka dalam momentum Seminar nasional dan Rakernas ini, para intelektual Dayak dapat bertemu dan berdiskusi tentang bagaimana strategi, agar kualitas SDM masyarakat Dayak dapat ditingkatkan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, sehingga ketika
diberikan amanat untuk bekerja bagi negara, dapat melaksanakan tugas dengan sebaik – baiknya, dan memiliki skill serta integritas yang baik.

BACA JUGA  Kominfo Tingkatkan Anggaran untuk Pengembangan SDM pada 2020

Ketua Umum FIDN, Dr. Yovinus, M.Si. berharap agar hasil dari seminar dan
Rakernas ini akan mampu menghasilkan pemikiran konstruktif dan
bermanfaat bagi perkembangan masyarakat Dayak di segala bidang. Momentum pemindahan ibu Kota ke Kalimantan adalah inisiatif yang baik dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, karena akan mengurangi ketimpangan
pembangunan dan membuka kesempatan bagi seluruh komponen bangsa untuk dapat berkontribusi demi kemajuan NKRI termasuk masyarakat Dayak. Beliau menghimbau agar agenda pemindahan ibu kota negara ke pulau Kalimantan dapat
didukung sepenuhnya oleh masyarakat Dayak, karena akan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembangunan di semua bidang, serta kesempatan bagi
kader – kader masyarakat Dayak untuk dapat berkiprah lebih besar untuk NKRI. ( zeppan )

BACA JUGA  Ranperda RTRW Pelalawan di buka Wabup H.Zardewan

Dikirim dari telepon pintar vivo saya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini