by

Raperda APBD-P TA 2019 Target Peningkatan Pendapatan Daerah

Poros Nusantara (SKWj-Kalbar) – Secara umum pendapatan daerah di dalam rancangan Perubahan APBD (APBD-P) Kota Singkawang tahun anggaran 2019, ditarget sebesar Rp. 923, 023 Milyar. Bertambah Rp. 40, 469 Milyar, atau meningkat 4,59% dari target semula yang ditetapkan dalam APBD sebelum perubahan, sebesar Rp. 882, 4624 Milyar.

Kejelasan ini diungkapan Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, SE. MH, dalam sambutannya menyampaikan nota pengantar Raperda Perubahan APBD 2019. Raperda tentang perubahan kedua atas perda nomor 9 tahun 2010 tentang penyelenggaraan menara bersama telekomunikasi, retribusi IMB Menara Telekomunikasi, dan retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Dan Raperda tentang Perumda Air Minum Kota Singkawang. Berlangsung, Kamis (15 Agustus 2019) di ruang sidang utama, DPRD Kota Singkawang. “ Perlu kami sampaikan, beberapa faktor yang melatarbelakangi kondisi, perlunya dilakukan perubahan terhadap APBD Kota tahun 2019. Adanya penyesuaian terhadap target pendapatan daerah yang bersumber dari PAD tahun 2019 dan penyesuaian terhadap target penerimaan Silpa tahun 2018 yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan. ,” ungkap Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie.

BACA JUGA  DPRD TRENGGALEK STUDI BANDING BUMDES DI NTT

Lanjutnya, tidak adanya penyesuaian target pendapatan dana transfer yang bersumber dari pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam peraturan Presiden nomor 129 tahun 2018 tentang rincian APBN tahun 2019, karena pemerintah pusat tidak melakukan perubahan APBN tahun 2019. Sehingga perlu dilakukan perubahan terhadap APBD Kota tahun 2019.  Juga sesuai usulan RKPD perubahan tahun 2019 yang disampaikan SKPD. Sehingga terdapat pergeseran, belanja, antar jenis, kegiatan, program, kelompok dan antar SKPD yang memang sangat diperlukan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2019. Selain itu, juhs terdapat usulan program atau kegiatan prioritas pada SKPD, yang belum terakomodir pada APBD tahun anggaran 2019 Kota Singkawang. Kata Tjhai Chui Mie sebelum memapar lebih rinci, menerangkan Raperda APBD Perubahan Kota Singkawang tahun anggaran 2019.

Tjhai Chui Mie menerangkan, rancangan target pendapatan APBD perubahan, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang sebelum dirancang perubahannya ditarget sebesar Rp. 138, 775 Milyar, bertambah sebesar 29,16 % atau Rp. 40, 469 Milyar. Sehingga dalam Raperda perubahan APBD 2019, ucapnya, menjadi Rp. 179, 244 Milyar. Dengan rincian Pendapatan Pajak Daerah ditarget 48, 065, naik Rp. 4, 495 Milyar. Retribusi Daerah mengalami penurunan, dari target semula Rp. 6, 285 Milyar menjadi Rp. 5,590 milyar. Terjadi penurunan Rp. 695 juta. Sedangkan Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan, papar Tjhau Chui Mie, tidak mengalami perubahan sebesar, Rp. 5,185 Milyar.

BACA JUGA  Bertolak ke Thailand, Mendag Hadiri Pertemuan AEM Retreat ke-25

Lain – lain pendapatan asli daerah yang sah, jelasnya, yang semula ditarget sebesar Rp. 83, 735 Milyar bertambah sebesar Rp. 36, 669 Milyar atau naik 43,79%. Sehingga dalam Raperda perubahan menjadi sebesar Rp. 120. 404 Milyar. “Peningkatan ini diakibatkan adanya kenaikan target dari pendapatan BLUD pada RSU daerag Abdul Azis Singkawang ,” ucapnya.
Sementara untuk dana perimbangan, lanjut Tjhai Chui Mie, pada rancangan APBD perubahan tidak mengalami perubahan atau ditarget tetap sebesar Rp. 678, 732 Milyar. Hal ini, ungkapnya, menyesuaikan dengan peraturan presiden nomor : 129 tahun 2018 tentang rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2019. Target tersebut, bersumber atau berasal dari pos pendapatan dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak. Pos Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pos Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan rincian, Pos Bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak ditarget tetap sebesar Rp. 18, 022 Milyar. Pos DAU, ditarget tetap sebesar Rp. 517, 069 Milyar dan Pos DAK Fisik dan Non Fisik ditarget tetap sebesar Rp. 143, 639 Milyar. Lain lain pendapatan daerah yang sah dalam rancangan APBD perubahan 2019, tidak mengalami perubahan, sehingga ditarget tetap sebesar Rp. 65, 117 Milyar.

BACA JUGA  KABUPATEN KUPANG MENJADI PILOT PROJECT SEKOLAH KEREN

 

(IBNU AZAN/WAHID)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini