by

Sungai Di Singkawang Ada Buaya.Warga Mulai Resah

Poros Nusantara, (SKW-Kalbar) – Alur Sunggai singkawang, diantaranya berada di Tengah Kota. Dalam kondisi pasang surutnya yang cukup miris, karena memang belum sepenuhnya tertata. Saat musim penghujan tiba, kadang membuat air sungai itu meluap, mampu membanjiri badan badan jalan tengah kota. Adanya buaya di sungai, kemudian naik berkeliaran saat terjadi banjir. Menjadi bayangan kekhawatiran. Jika saja tidak sesegera mungkin, buaya tersebut ditangkap. 

Kemunculan buaya di Sungai Singkawang. Tentu menimbulkan keresahan warga. Utamanya, warga yang bermukim disekitar bantaran sungai Singkawang, tepat nya di Kelurahan Tengah Singkawang Barat.
Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun Poros Nusantara, diperkirakan lebih dari satu ekor buaya.
Warga setempat
Zulkifli (55), yang bermukim disekitar Sungai, menerangkan Kalau dirinya Pernah menyaksikan kemunculan buaya tersebut dengan mata kepala sendiri. Kemunculan buaya, tepat dibelakang rumahnya. Awalnya, ungkap dia, tidak percaya adanya kabar santer bahkan viral, buaya di Sungai Singkawang.
“ Dulu, saya pernah menyaksikan sendiri, kemunculan buaya di belakang rumah saya. Sejak itu, baru saya percaya. Kemunculan buaya di sungai, diperkirakan semenjak adanya pembangunan jembatan agen II (sekitar tahun 2017). Sebelum itu (jembatan agen II, red), tiidak pernah ada buaya. Tidak seperti sekarang buaya kadang muncul, bahkan hingga sampai ke pinggiran sungai belakang rumah ,” kata Zulkifli menerangkan, kepada Poros Nusantara, Kamis (15/8), di kediamannya.

BACA JUGA  Kanit Binmas Polsek Cengkareng Iptu Wiyanto SH, bersama Pak Moko kasie Pemerintahan Rawa Buaya gelar operasi yustisi.

Dulu, lanjut Zulkifli, sungai Singkawang aman aman saja. “ Kami warga sekitar sini, biasa beraktifitas. Seperti memancing, memukat, menjala ikan dan lain lain. Tapi sekarang tidak berani. Ada rasa was was. Khawatir terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Terutama anak anak, sangat kami ingatkan untuk tidak bermain dipinggiran sungai.
Zulkifli berharap, pemerintah dan pihak profesional terkait, untuk lebih maksimal lagi. Dalam upaya melakukan penangkapan buaya, yang hingga kini telah meresahkan warga itu. Jangan setelah adanya korban, baru melakukan tindakan. Kemunculan kemunculan buaya di sungai, ungkap Zulkifli, saat ini sering sekali terlihat kemunculan-nya.
Tanggapan serupa juga dinyatakan salah satu tokoh masyarakat Singkawang, Ashari, SH. MH. Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini, mengapresiasi perhatian berbagai pihak, adanya keliaran buaya di sungai. Ia menilai, adanya buaya di sungai, sangat membahayakan warga. Terutama yang beraktifitas di pinggiran sungai.
“Kita apresiasi, perhatian berbagai pihak, mengenai potensi adanya bahaya megintai disekitaran sungai Sngkawang saat ini. Untuk itu kita harapkan pihak berkompeten, agar lebih serius lagi mengatasi permasalahan yang cukup mengundang keresahan ,” ujarnya.
Pihak berkompeten. Saat ini berupaya maksimal, menangkap buaya. Imbauan agar warga, tidak beraktifitas disekitar sungai, juga telah dilakukan. Utamanya oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Wilayah III Singkawang.

BACA JUGA  142 Pelajar di Solok Selatan ikuti Seleksi Gerakan 2000 Hafiz Sumatera Barat

(IBNU AZAN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini