by

DPRD NTT Apresiasi Inisiatif Partai Golkar Terkait Student Goes to Parlement

KUPANG (NTT) POROS NUSANTARA—Lembaga DPRD NTT sangat mengapresiasi atas inisiatif Partai Golkar terkait program Student Goes to Parlement. Kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran bagi anak-anak untuk melihat, mendengar dan menggali sendiri apa tugas dan peran lembaga Dewan dalam melakukan kegiatannya.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, kepada Wartawan ketika dimintai tanggapannya, Selasa (6/8/2019) mengatakan, atas nama pimpinan dan anggota Dewan, mengapresiasi inisiasi partai golkar terkait Student goes to parlement. Anak-anak yang dihadirkan melihat dan mengenal lebih dekat soal gedung, lingkungan dan ruang kantor, ruang rapat fraksi, komisi dan mereka juga ingin mengetahui peran dan fungsi DPRD.

Dikatakannya, sebagai pihak yang terkait langsung dengan kegiatan parlemen, dirinya menjelaskan terkait fungsi legislatif. Dalam fungsinya dewan menjalankan fungsi membentuk perda, fungsi anggaran dan fungsi engawasan.” Dan mereka cukup kreatif dan inovatif. Karena mereka menanyakan banyak hal bahkan menjangkau pikiran orang dewasa. Juga hal diluar fungsi dewan seperti bagaimana nasib para buruh juga persoalan teluk Kupang. Ini menunjukan pelajar kita sudah kritis menggali peran dewan,” kata Politisi Golkar ini.

Menurutnya, berkenaan dengan kegiatan dalam rangka Semarak HUT RI, Hari Anak Nasional dan road HUT Golkar ke 55, DPRD NTT memberikan apresiasi positif atas kegiatan ini, agar mereka tidak saja mengenal Dewan tapi juga lebih mengenal lembaga pemerintahan.

BACA JUGA  Kemenkop dan UKM Dorong Pengrajin Batik Terus Lakukan Inovasi dan Perluas Jaringan

Terkait hari anak nasional, Anwar mengatakan, dewan dan pemerintah kedepan harus lebih meningkatkan perhatian terhadap kehidupan anak-anak Indonesia terlebih anak NTT. Pemerintah perlu memperhatikan nasib pendidikan mereka karena anak-anak ini merupakan bagian dari masa depan bangsa.” Dewan mengharapkan pemerintah juga perhatikan apa yang diatur dalam konstitusi kita soal hak anak terutama anak terlantar, anak yang karena persoalan ekonomi keluarga, anak putus sekolah. Bantu dengan beasiswa dan jangan mereka jadi korban eksploitasi tenaganya,” pesan Anwar.

Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT, Thomas Tiba, menyampaikan hal yang sama. Dirinya memberi apresiasi terhadap Golkar yang memprogramkan kegiatan seperti ini. Dalam pandangannya, kegiatan semacam ini sangat baik dalam meningkatkan semangat nasionalisme.” Tapi saya juga harapkan bahwa dalam menjaga tumbuh kembang anak maka peran orangtua diperlukan. Anak diberikan kemerdekaan untuk mengikuti pendidikan. Pemerintah juga perlu siapkan fasilitas yang memadai. Saya memang melihat anak-anak selama ini belum sepenuhnya. Mau bilang merdeka tapi masih banyak hal yang perlu diperhatikan pemerintah,” katanya.

 

BACA JUGA  Marthen douw siap jadi kepanjangan tangan aspirasi masyarakat Nabire di Kementrian Kominfo

(ER)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini