by

Kemenkop dan UKM Gaet PPLIPI Jadi Mitra Pemberdayaan Perempuan

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati memberikan apresiasi kepada Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan program/kegiatan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang. “Peningkatan kontribusi perempuan dalam perekonomian Indonesia dapat lebih ditingkatkan lagi. Apabila Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menjadi 64% maka akan tercipta 20 juta angkatan kerja semi skilled dan skilled baru”, kata Yuana pada acara Halal bi Halal PPLIPI dan Pemberian Permodalan Kepada 300 Pelaku UKM, di Jakarta, Senin (15/7).

BACA JUGA  PT. GUNUNG RAJA PAKSI Tbk “GO PUBLIC” Mewujudkan visi sebagai produsen baja terintegrasi kelas dunia

Yuana menekankan pula pentingnya perubahan mindset untuk meningkatkan peran perempuan dalam perekonomian dan gender equality dan pentingnya para pelaku UMKM untuk mengikuti perkembangan IT dalam berusaha. “Berdasarkan survey Google Indonesia wirausaha yang menggunakan digital mengalami perkembangan bisnis 80% lebih cepat dibandingkan bisnis yang dilakukan secara manual”, kata Yuana.

Yuana juga menyampaikan berbagai program pembiayaan yang diberikan pemerintah untuk membantu pembiayaan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Indonedia seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 7%, program Wirausaha Pemula untuk Startup Capital dan dana bergulir Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir – KUMKM (LPDB – KUMKM) yang dilengkapi pula dengan bantuan layanan pemasaran oleh Lembaga Layanan Pemasaran – Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP – KUKM). “Saya berharap, PPLIPI untuk ikut serta mendukung pembentukan koperasi karena saat ini Pemerintah telah melakukan reformasi Koperasi”, ujar Yuana

BACA JUGA  Gubernur NTT Salut Penyelenggaraan MTQ di Kota Reinha Rosari

Yuana berharap agar pemberdayaan UMKM untuk mewujudkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud melalui sinergi para stakeholders, Pemerintah Pusat dan Daerah, dunia usaha, serta lembaga terkait lainnya seperti PPLIPI termasuk Asosiasi UMKM.

BACA JUGA  DPRD TRENGGALEK STUDI BANDING BUMDES DI NTT

Sementara itu, Ketua Umum PPLIPI Indah Suryadharma Ali mengatakan, 300 UMKM yang hari ini memperoleh tambahan bantuan modal merupakan UMKM pilihan yang dipilih secara selektif dari 3.000 penerima bantuan tahun sebelumnya. “Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan kepada PPLIPI selama ini”, kata Indah. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini