by

Bupati Harris Sampaikan laporan LKPJ Akhir Tahun 2018

Pangkalan Kerinci –Poros Nusantara, Bupati Pelalawan H.M.Harris menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban ( LKPJ ) Kepala Daerah Akhir Tahun 2018 di hadapan 22 Anggota Dewan DPRD Kabupaten Pelalawan yang hadir dari 35 anggota lainnya bertempat di Ruang Sidang Paripurna Sekretariat Dewan DPRD Pangkalan Kerinci.Senin (13/05).

Dalam laporannya Bupati Pelalawan H.M.Harris menyambut baik atas pengesahan pembangunan kawasan teknopolitan,dimana disahkannya peraturan daerah oleh legislatif. Sementara disisi Pemerintah Daerah akan fokus pada pembangunan kawasan sehingga dapat memberi nilai tambah swadaya bagi pembangunan di Kabupaten Pelalawan ini, karena Indonesia memiliki target persaingan global pada tahun 2045 untuk menuju Indonesia Emas dengan Indonesia masuk dalam 5 besar bersaing di tahun 2045.

Selain itu juga untuk pemeliharaan jalan mendapat tambahan dana sebesar 19,6 M dan ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah dalam perbaikan infrastruktur jalan yang berada di Pangkalan Kerinci. Untuk Pelayanan RSUD dan Puskesmas Pemerintah Daerah sudah melakukan perbaikan dan pembenahan disamping itu juga tahun 2018 sebanyak 8 Puskesmas kita sudah terakreditasi.

Untuk sektor pendidikan mengantisipasi penerimaan siswa TK, SD,SMP di Pangkalan Kerinci dan Pangkalan kuras kita melakukan pembangunan gedung sekolah baru untuk menampung Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ), sementara untuk penerimaan siswa SMA dan SMK Tingkat Propinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Propinsi kita minta agar siswa tempatan untuk bisa di proritaskan masuk sebagai peserta didik yang baru.

Sedangkan untuk Program Pelalawan Terang Pemerintah Daerah sudah berkoordinas dengan PT.PLN (Persero) penyaluran aliran listrik di lakukan melalui penyertaan dana desa.

Laporan LKPJ Bupati ini sebagai jawaban atas pandangan umum fraksi kepala Kepala Daerah yang di sampaikan pada tanggal 7 Mei 2019 yang akan datang (rls adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini