oleh

Menuju WBK dan WBBM, Ditjen PPRPT Siap Canangkan dan Bangun Zona Intergitas

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Termotivasi dari Kantor Pertanahan daerah yang terlebih dahulu mencanangkan Zona Integritas dan mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (Ditjen PPRPT) menjadi satuan kerja pusat pertama yang akan mencanangkan Pembangunan Zona Integritas untuk menuju WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sebagai langkah awal, Ditjen PPRPT mengadakan Sosialisasi Zona Integritas melalui Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Gedung Prambanan, Jakarta, Selasa (30/4).

Sosialisasi itu diisi narasumber, yaitu Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Ninik Maryanti, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung Elijas B. Tjahajadi yang telah sukses menerapkan Zona Integritas dan mendapatkan predikat WBK dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

BACA JUGA  Terkait Dugaan Pembocoran Rahasia Data Nasabah, Pincab Bank BRI Batusangkar enggan ditemui Wartawan

“Berdasarkan dari Visi, yaitu mewujudkan Kementerian ATR/BPN menjadi Institusi Pengelola Pertanahan dan Tata Ruang Berstandar Dunia di Tahun 2025. Untuk menjadi instansi berstandar dunia, dalam melaksanakan tugas harus bisa akuntabel, transparan, clean and clear, dan cepat sehingga tercipta budaya bersih melayani,” Ujar Direktur Jenderal PPRPT, Budi Situmorang.

Dalam rangka mendukung terwujudnya Visi Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 itu, diperlukan pelaksanaan Reformasi Birokrasi dengan sasaran hasil utama, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

Guna mengakselerasi pencapaian sasaran hasil pelaksanaan Reformasi Birokrasi, perlu dilakukan upaya pembangunan Zona Integritas pada unit kerja di lingkungan Ditjen PPRPT sebagai _pilot project_ pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang dapat menjadi percontohan bagi unit-unit kerja lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

BACA JUGA  7 BAKAL CALON MENGEMBALIKAN FORMULIR PENDAFTARAN DI DPC PARTAI DEMOKRAT

“Kalau kita sudah komitmen wujudkan Zona Integritas untuk menjadi lebih baik, kita harus siapkan integritas dalam diri sendiri untuk menuju bebas korupsi dan birokrasi bersih dan melayani. Kita komitmen bersama, bukan hanya dari pimpinan saja tapi seluruh jajaran,” Ujar Budi Situmorang.

Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Ditjen PPRPT mulai dari tahap pencanangan hingga tahap pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM ditargetkan selesaikan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun. Para pejabat dan pegawai diharapkan memiliki komitmen yang tinggi dalam rangka menyukseskan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Ditjen PPRPT.

“Yang dikatakan suatu instansi atau satuan kerja berintegritas adalah mulai dari pimpinan dan seluruh jajarannya mempunyai suatu komitmen untuk tidak korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, itu diwujudkan dengan cara membangun Reformasi Birokrasi yang baik,” Ujar Ninik Maryanti.

BACA JUGA  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Jadi Pembicara Acara Talkshow Di Kongres ke-2 Partai Nasdem

Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.

Ketika sudah menerapkan ZI, diharapkan dalam bekerja nanti dapat mengatur dan mengendalikan jajarannya, untuk selalu berlaku jujur dan mengutamakan transparansi di setiap melakukan pekerjaannya dan yang juga penting adalah mengedukasi pemangku kepentingan serta masyarakat pengguna jasa untuk mengikuti aturan yang berlaku di setiap permohonan pelayanan juga perizinan. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini