oleh

Fadhli Zon Lantik Pengurus DPD IKM Jakarta Timur

Jakarta, Porosnusantara – Fadhli Zon yang dikenal kritis dalam menyikapi kebijakan pemerintah tidak menjabat sebagai wakil ketua DPR, melainkan juga menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM). Tak heran, kapasitasnya  sebagai Ketua Umum IKM melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM Jakarta Timur  yang diketuai oleh Mulyanis Putra, SE, di Jakarta Pusat. (30/03/2019)

Dalam sambutannya, Fadhli Zon  mengharapkan DPD IKM  Jakarta Timur akan semakin maju, jaya dan bermartabat serta memberikan manfaat bagi warga Minang yang ada di Jakarta Timur.

Hal senada juga disampaikan Mulyanis Putra  sebagai Ketua DPD IKM Jakarta Timur mengharapkan dapat menyatukan Warga Minang dan membuat faedah terhadap terutama yang ada di Jakarta Timur. “Pasalnya, saat ini saya masih melihat aspirasi warga Minang belum terakomodir dalam suatu komunitas. Apalagi disini banyak networking yang belum tergarap dalam kehidupan sosial dan budaya,” ujarnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Kualitas Sektor UMKM, BI Gelar Program Pengembangan Wirausaha

Lebih lanjut, Mulyanis mengatakan ke depan warga Minang bisa lebih solid dalam membangun komunitas dengan segala upaya. “Tujuan pokoknya membangun sosial budaya,” ujarnya.

Ditanya soal program yang akan dilaksanakan, Mulyani mengatakan dalam waktu dekat, tepatnya pada Bulan Suci Ramadhan akan menggelar wisata kuliner dan bisnis  untuk persiapan lebaran warga Minang yang ada di DKI Jakarta. “Istilahnya “Kurma” (Kampung Ramadhan Minangkabau), lokasi di sekitar Jakarta Pusat. Disana akan kita undang para pedagang yang di Jakarta guna menyambut bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Demi Mewujudkan Ketahanan Pangan di Bumi Lamadukkelleng,Formulator STI Sosialisasi ke Petani

Perlu diketahui, setelah terbentuk kepengurusan DPD IKM Jakarta Timur banyak devisi-divisinya. “Namun yang menjadi program prioritas adalah budaya, adat dan agama serta kewirausahaan. Misalnya, dari dari divisi kuliner Kami akan mendata rumah makan masakan  Padang,” tuturnya.

Mulyanis   melihat selama ini  Rumah Makan Padang yang dagang bukan orang Padang. “Ini perlu diluruskan karena menyangkut ciri khas Minang dan ada aturannya. Kedepan kita akan mematenkan, seperti yang sudah dilakukan oleh rumah Makan Masakan Padang Sederhana, Simpang Raya dan Pagi Sore. Jadi, ada satu yang mengkomandoni rumah makan masakan Padang,” tegasnya.

BACA JUGA  Jelang Apel Besar, Empat Kwarran Pramuka se-Kota Sawahlunto Gelar Perkemahan

Sementara di bidang budaya, Mulyanis akan mewariskan budaya Minang khususnya generasi milenial yang mulai tidak banyak kenal dengan budaya leluhurnya. “Ada suatu tempat dan sudah berbentuk Yayasan Bundo Kanduang yang berupaya menarik generasi milenial mendalami budaya minang, seperti  silat, tari dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Laporan : Windarto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini