by

Michelle Wibowo Raih Penghargaan Pegusaha Wanita Kreatif Dan Inspiratif 2019

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Meningkatnya jumlah pusat-pusat perawatan kecantikan menjadi salah satu bukti bisnis kecantikan memiliki potensi yang sangat besar. Perawatan wajah, dan kulit selain menjadi kebutuhan juga menjadi sebuah gaya hidup sendiri yang rutin dilakukan. Gaya hidup masa kini menuntut kaum wanita bahkan pria untuk selalu tampil cantik, sehat dan terlihat mempesona. Hal inilah yang melatar belakangi Michelle Wibowo tertarik menggeluti usaha kencatikan.

Wanita berparas cantik ini merintis usaha kencantikan sejak tahun 2014 dengan brand Foxy Beauty Clinic and Academy. Keputusannya menggeluti usaha kencantikan inipun berbuah manis, terbukti dengan banyaknya penghargaan yang ia peroleh dari berbagai lembaga. Terbaru di acara Nusantara Platinum Award 2019, ia mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari Yayasan Bangun Indonesia Dengan Cinta (BIDC) yang bekerjasama dengan Anugerah Prestasi Indonesia untuk kategori Klinik Kecantikan Terpercaya Dalam Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan dan kategori Pengusaha Wanita Kreatif dan Inspiratif.

“Terimakasih atas penghargaan ini. Foxy Beauty Clinic and Academy tahun ini sudah mendaptkan 6 penghargaan. Penghargaan ini pasti menambah kepercayaan saya dan tim untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha ini. dan Semoga bisnis kita diberkati” tutur Michelle Wibowo dalam sambutannya di acara Nusantara Platinum Award 2019

Diusianya yang baru 28 tahun, Michelle Wibowo banyak menggeluti bidang usaha seperti Foxy Beauty Clinic and Academy dibidang skincare, makeup dan kurus kecantikan. Di perusahaan Multi Level Marketing (MLM) Harmoni Dinamik Indonesia (HDI), Michelle menduduki posisi Diamond Leader dalam kurun waktu satu tahun. Disela-sela kesibukannya sebagai pengusaha, ia juga menjadi pembicara diacara seminar-seminar kecantikan.

Michelle memiliki jiwa sosial yang tinggi khususnya dibidang pendidikan. Ia merupakan salah satu founder Sekolah Selamat Pagi Indonesia yang berlokasi di Batu, Malang. Sekolah ini dikhususkan untuk anak-anak yang kurang mampu dan yatim piatu, tidak memandang etnis, budaya dan agama.

“Kami sisihkan 5 persen dari keuntungan untuk membangun lembaga pendidikan di Batu, Malang. Di sana ada ratusan siswa yang tinggal di asrama. Mereka adalah anak-anak yang sudah tidak memiliki ibu bapak lagi,” ujar Michelle.

Demi menggeluti usahanya ini, wanita lulusan Stockholm University jurusan bahasa mandarin ini rela belajar  make-up dan tata rias jauh-jauh ke Amerika dan Korea. Pasalnya selera make-up orang indonesia dan korea berbeda. Misalnya orang indonesia cendurung ingin memliki kulit putih dan bersih,sedangkan orang korea lebih suka kulit yang glowing.

Foxy Beauty Clinic and Academy kini menghadirkan makeup yang sedang tren di korea, makeup kini biasanya disebut sulam bedak hingga sulam blush on.

“saat ini Sulam bedak dan blush on sedang tren di korea dan diminati perempuan indonesia. makeup ini lebih praktis dan ekonomis”. ujar Michelle

Sulam bedak ini menghasilkan semi permanen foundation yang tahan hingga satu minggu, untuk hasil yang sempurna Foxy Beauty Clinic and Academy menggunakan alat Micro Needle Derma Roller untuk mengaplikasikan pigmen foundation ke kulit lapisan luar. Sehingga kulit terlihat lebih natural, glowing dan tone warnanya disesuaikan dengan kulit. Sedangkan untuk sulam blush on memiliki manfaat kurang lebih sama dengan sulam bedak, lebih praktis dalam step pemakaian blush on dan pipi tetap merona meski sudah seharian.

Treatment yang ditawarkan ini berbeda dengan klinik-kilinik kecantikan yang lain, sehingga Foxy Beauty Clinic and Academy bisa sukses di usaha kecantikan. Selain itu kelebihan Foxy Beauty Clinic and Academy menawarkan pelatihan-pelatihan kecantikan di berbagai daerah untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru di bidang kecantikan.

“saya berharap dengan adanya pelatihan ini banyak usaha usa baru bermunculan. Semoga kesuksesan saya ini bisa menjadi inspirasi dan berdampak positif untuk semua orang. Bagi saya sukses tidak selalu diukur oleh materi, bisa berbagi dan membantu orang lain untuk sukses bersama-sama itu adalah kesuksesan yang sesungguhnya”. jelas Michelle. (Mustar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini