Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementerian Agama di Kota Sawahlunto

Sawah Lunto, Poros Nusantara – Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementerian Agama di Kota Sawahlunto dilaksanakan du MTsN 1 yang terletak di Kecamatan Talawi, tepatnya Desa Talawi Mudik. Walikota Sawahlunto, Deri Asta, SH bertindak selaku Inspektur upacara dengan komandan upacaranya Apgredisman, S. Ag, Kepala KUA Kecamatan Silungkang.

Upacara HAB kali ini ditandai dengan penyematan Satya Lancana Karya Satya oleh Walikota Sawahlunto kepada ASN Kemenag Sawahlunto untuk pengabdian kepada negara 30 tahun sebanyak 6 orang ASN, masa pengabdian 20 tahun diterima 7 orang ASN serta 15 orang pegawai yang telah mengabdi selama 10 tahun. Upacra HAB juga ditandai pula dengab penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman antara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto H. Idris Nazar, SE, S. Pd. I, MM dengan Pimpinan BAZNAS Sawahlunto, H. M. Syarif, SE tentang optimalisasi peran Penyuluh Agama Islan Non PNS dalam peningkatan Sosialisasi Zakat. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Walikota Sawahlunto.

BACA JUGA  HAEDAR NASHIR DISAMBUT PASUKAN BERKUDA

Membacakan amanat Menteri Agama RI Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, Walikota Sawahlunto menyampaikan, berdirinya Kementerian Agama adalah untuk menjaga dan memelihara sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat kian naik peringkat. Kendati negara kira secara formal tidak betdasarkan agama tertentu, tidak menetapkan agama sebagai agama resmi negara akan tetapi keterlibatan negara dan pemerintah mengangkut kehidupan keagamaan merupakn hal nyata dan niscaya sesuai konstitusi negara. Keberhasilan pembangunan kehidupan beragama sangat menetukan hari depan bangsa.

BACA JUGA  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise berkunjung ke Nabire Papua

Sejalan dengan tema HAB “Jaga Kebersamaan Umat, ” Menag mengajak jajaran Kemenah menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan. Ajakan sama juga ditujukan keada semua elemen banhsa mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku dan sika yang menimbulkan luka bagi sesama saudara agar dihindari.
Seluruh ASN Kemenag harus menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan yang bhinneka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *