by

DPR Menuju Era Keterbukaan

Jakarta, Poros Nusantara – Pada era digital seperti sekarang ini, hampir semua lini kehidupan dapat diakses dengan mudah dan cepat. Tak mau ketinggalan juga dengan  DPR  sebagai lembaga tinggi negara yang sedang  menuju tranparansi sehingga masyarakat dengan dapat langsung mengakses kegiatan yang dilakukan anggota dewan. Maka dari itu, DPR RI meluncurkan aplikasi DPR Now, di Gedung DPR, Jakarta. (30/08/2018).

Pada  acara tersebut Ketua DPR, Bambang Soesatyo  mengatakan sejalan dengan komitmen DPR sebagai parlemen modern DPR harus menjadi parlemen terbuka melalui aplikasi DPR Now. “ Dengan kecanggihan teknologi digital, kita hadir di tengah – tengah rakyat. Rakyat tidak perlu bertanya lagi, sedang apa anggota DPR di kantornya? Apakah sedang tidur? Sedang pacaran atau main handphone?, “ katanya.

Ia menambahkan jika ingin tahu kegiatan anggota dewan, sekarang cukup ambil Hpnya, masuk ke play store, download DPR Now, maka munculah berbegai menu yang ada disitu. “ Cari aplikasi real time atau TV Parlemen, kemudian lihat, ada komisi 1, komisi 2 dan seterusnya sampai komisi 11. Kalau bapak/Ibu punya suami/istri menjadi anggota komisi satu, coba lihat, sedang apakah dia??  Kalau ternyata ada bangku yang kosong, berarti dia bohong. Ada rapat, bilangnya nggak ada rapat. Jadi, anggota DPR sekarang ini tidak bisa bohong lagi, ” terangnya.

BACA JUGA  Bertani, Bisnis Menjanjikan dengan Omzet 500 Juta per Bulan

Lebih dari itu, sekarang anggota dewan boleh berbangga hati kepada  pemilih di daerah. Pasalnya, masyarakat bisa menyaksikan anggota dewan ketika mengkritik dan menyampaikan aspirasi rakyat. Disitu, anggota DPR  bisa memperlihatkan rasa empati,  rasa kepedulian, dan kerja – kerja DPR kepada masyarakat. “ Karena dengan aplikasi ini masyarakat bisa melihat aktivitas kita sambil tiduran, momong anak dan sambil masak. Mereka bias seluruh aktivitas DPR ini. Tidak ada yang bisa kita sembunyikan di DPR kedepan ini, ” katanya.

Ia menambahkan masyarakat bisa lihat sejauh mana proses atau rancangan undang-undang yang sedang dikerjakan di menunya. “Tinggal pilih undang-undang apa, langsung terlihat. Dalam hitungan 10 menit, paling lama satu jam,  seluruh kesimpulan rapat dapat dilihat, baik itu dengan Polri, Panglima TNI, Kementerian ESDM . Jadi, tidak ada lagi yang kita bisa menutup-tutupi kedepan  ini. Karena DPR telah menjadi parlemen terbuka dan semua bisa melihat apa yang kita kerjakan,” kata pria yang Bamsoet ini.

BACA JUGA  Pasca Penyitaan Pagar Rel Kereta Api

Kemudian, ia mengajak membangun budaya politik kepada anggota dewan. “Pasalnya, berbeda bukan berarti bermusuhan, bersaing bukan berarti meniadakan.  Lawan politik bukanlah yang harus dilenyapkan. Ia mengakhiri sambutan dengan pantun, minum susu dicampur madu, lebih nikmat ditambah telur itik. Jika ingin kita ingin kuat dan maju, jangan baper kalaulah dikritik. Pergi ke ladang mencari daun, daun digulung, lalu diikat, dengan usia 73 tahun, semoga DPR selalu di hati rakyat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Fadli Zon, Wakil Ketua DPR, mengatakan perlu mendorong DPR ini menjadi milik masyarakat. “DPR Now  merupakan salah bentuk aplikasi yang menunjukan keterbukaan dan aksesbilitas dalam melihat kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPR, misalnya sidang paripurna dan rapat-rapat di komisi. DPR ini betul-betul bisa menjadi bagian rumah rakyat, daulat rakyat dan mempunyai kedekatan sehingga dengan adanya open parlemen kepercayaan publik makin meningkat,” ujarnya.

Selain acara pelucuran aplikasi DPR now juga dilaksanakan lomba stand up comedy yang masuk pada babak final. “Jika selama ini, anggota DPR sering melakukan kritik terhadap pemerintah maka justru kali ini harus menerima kritik dari masyarakat dalam bentuk stand up comedy. Mari kita jadikan kritik sebagai cermin untuk mengaca diri sekaligus cambuk untuk maju dan memicu perbaikan kinerja di masa depan,” kata pria yang dipangil Bamsoet.  

BACA JUGA  Pembagian Ruko Pasar Siwa di Nilai tidak Selektif"DPC LAKI KAB WAJO SIAP MENDAMPINGI KORBAN KEBAKARAN TIDAK KEBAGIAN TEMPAT"

Kinerja DPR Naik Perinkat

Ketua DPR bersyukur dengan mengucap Alhamdulillah, DPR telah bergeser kinerja publik atau tingkat kepercayaan dari masyarakat kepada DPR , dari yang sebelumnya nomer dua dari bawah, setelah partai politik, kali  ini kita  melompat melampaui tiga institusi yaitu MA, DPD dan MPR. Kalau ASIAN GAMES bercita-cita masuk lima besar, sekarang kita termasuk lima besar.

Ia memaparkan dari hasil survey itu, yang tingkat kepercayaan publik pertama  adalah TNI, peringkat kedua KPK, ketiga Presiden, keempat adalah Polri dan yang kelima adalah DPR. “Dibawah kita ada MA, MPR,  DPD dan Partai Politik.   Itulah capaian-capaian yang harus kita pertahankan di masa depan,”, terangnya.

 

( Laporan : Windarto )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini